Roti Prabudana Karya Warga Binaan Lapas Cibinong Ludes Diborong Second Chance Foundation
Cibinong, INFO_PAS – Dukungan terhadap program pembinaan kemandirian Warga Binaan Lapas Cibinong kembali mendapat apresiasi dari pihak eksternal. Second Chance Foundation memborong roti Prabudana yang merupakan produk hasil karya Warga Binaan dalam kegiatan kerja pembinaan kemandirian di Lapas Cibinong, Senin (23/2).
Roti Prabudana merupakan salah satu produk unggulan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Lapas Cibinong. Proses produksinya dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari pengolahan bahan, pengemasan, hingga distribusi, dengan tetap mengedepankan kualitas, kebersihan, dan standar kerja yang disiplin.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Second Chance Foundation juga berkesempatan melihat secara langsung proses pembuatan roti Prabudana di area kegiatan kerja Lapas Cibinong. Mereka meninjau tahapan produksi mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan adonan, pemanggangan, hingga pengemasan.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto menyampaikan terima kasih kepada Second Chance Foundation atas kepercayaan terhadap produk karya Warga Binaan Lapas Cibinong. “Ini bukan sekadar pembelian 70 Roti Prabudana, tetapi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan dan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kolaborasi seperti ini menjadi motivasi besar bagi Warga Binaan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga kedisiplinan,” ujarnya.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Tunggadewi Ratu Wardhani, menambahkan keberhasilan produksi roti Prabudana tidak terlepas dari konsistensi pembinaan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. “Program kegiatan kerja kami rancang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan peningkatan keterampilan Warga Binaan. Dukungan dari Second Chance Foundation menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk sekaligus memastikan Warga Binaan mendapatkan bekal kompetensi yang nyata saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Second Chance Foundation, Flora, menyampaikan pihaknya melihat kesungguhan dan potensi besar dalam program pembinaan yang dijalankan di Lapas Cibinong. “Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Produk roti Prabudana karya Warga Binaan Lapas Cibinong membuktikan dengan pembinaan yang tepat, mereka mampu menghasilkan karya yang berkualitas. Ini komitmen kami dalam mendukung program pembinaan agar benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa karya Warga Binaan mampu bersaing dan diterima di tengah masyarakat. Kepercayaan dari berbagai pihak diharapkan terus tumbuh sehingga produk hasil pembinaan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran di Lapas, tetapi juga menjadi jembatan bagi Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Cibinong
What's Your Reaction?


