Rutan Donggala Gelar Asesmen Rehabilitasi 42 Warga Binaan Dukung Ketahanan Pangan
Donggala, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Donggala gelar asesmen Warga Binaan dalam program Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional di Aula Rutan Donggala, Rabu (7/10). Kegiatan ini jadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan pembinaan dan rehabilitasi sekaligus menyiapkan Warga Binaan mengikuti pembinaan kemandirian.
Sebanyak 42 Warga Binaan ikuti asesmen untuk memetakan kebutuhan pembinaan dan rehabilitasi mereka. Kegiatan ini melibatkan Tim Asesor yang didampingi unsur penegak hukum dan kesehatan, di antaranya Kasat Narkoba Polres Donggala, Kasi Pengawasan Polres Donggala, serta perwakilan tim medis dari Puskesmas Banawa.
Kepala Rutan Donggala, Rusli Suryadi, menyampaikan bahwa asesmen jadi dasar untuk menentukan arah pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan Warga Binaan. Kegiatan tersebut juga jadi bagian dari dukungan Rutan Donggala terhadap program prioritas Presiden RI di bidang ketahanan pangan.
"Kegiatan asesmen ini melibatkan 42 Warga Binaan sebagai bagian dari proses pemetaan kebutuhan pembinaan serta rehabilitasi secara komprehensif. Perlu ditekankan juga bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya Rutan Donggala dalam mendukung program prioritas Presiden RI, yakni Ketahanan Pangan. Melalui program re-edukasi dan rehabilitasi ini, Warga Binaan yang telah pulih secara mental dan moral akan dipersiapkan untuk mengikuti pembinaan kemandirian yang berfokus pada sektor produktif," ungkap Rusli Suryadi.
Ia menambahkan bahwa hasil asesmen akan ditindaklanjuti dengan program intervensi sesuai kebutuhan agar Warga Binaan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat sebagai individu yang mandiri dan bermanfaat.
Senada, Kasat Narkoba Polres Donggala, Iptu Amir Hamzah, menyampaikan pentingnya keterlibatan aparat penegak hukum dalam proses rehabilitasi di Rutan.
"Kami dari jajaran Polres Donggala sangat mendukung dan mengapresiasi langkah Rutan Donggala. Sinergi lintas sektoral seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam memastikan kelancaran program rehabilitasi dan pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan. Melalui asesmen yang tepat, khususnya bagi mereka yang terjerat kasus narkoba, kita tidak hanya memberikan efek jera melalui jalur hukum, tetapi juga memberikan ruang pemulihan agar mereka tidak kembali mengulangi kesalahannya dan justru bisa menjadi individu yang produktif saat bebas nanti," tegas Iptu Amir Hamzah.
Secara keseluruhan, asesmen Warga Binaan di Rutan Donggala berjalan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi antara Rutan, aparat penegak hukum, dan instansi kesehatan diharapkan terus berjalan untuk mendukung pembinaan Warga Binaan dan program ketahanan pangan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Donggala
What's Your Reaction?


