RUTAN JEPARA BANGUN PERPUSTAKAAN UNTUK WARGA BINAAN

Jepara, INFO_PAS. Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara Sri Yanti tengah giat membangun perpustakaan di rutan yang di pimpinnya.  Pada INFO_PAS, Rabu (21/5), Yanti menceritakan inisiatifnya yang muncul setelah salah satu pegawainya Munadiroh, mengikuti pelatihan pengelolaan perpustakaan yang diselenggarakan oleh Arsip dan Perpustakaan nasional, Jawa Tengah dua bulan yang lalu. “Sebelumnya di Rutan Jepara tidak ada perpustakaan, hanya ada perpustakaan keliling yang datang seminggu sekali, setiap hari Jumat,” ujar Yanti. Saat perpustakaan keliling datang, Yanti melihat warga binaannya banyak yang meminjam buku di Perpustakaan keliling. Dengan adanya petugas yang sudah dilatih menjadi pengelola perpustakaan, Yanti merasa akan lebih baik apabila di Rutan Jepara dibangun perpustakaan. "Hasil pelatihan yang didapat Ibu Muna, harus diamalkan, apalagi ini bermanfaat bagi warga binaan, untuk menambah wawasannya", tutur Karutan yang

RUTAN JEPARA BANGUN PERPUSTAKAAN UNTUK WARGA BINAAN
Jepara, INFO_PAS. Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara Sri Yanti tengah giat membangun perpustakaan di rutan yang di pimpinnya.  Pada INFO_PAS, Rabu (21/5), Yanti menceritakan inisiatifnya yang muncul setelah salah satu pegawainya Munadiroh, mengikuti pelatihan pengelolaan perpustakaan yang diselenggarakan oleh Arsip dan Perpustakaan nasional, Jawa Tengah dua bulan yang lalu. “Sebelumnya di Rutan Jepara tidak ada perpustakaan, hanya ada perpustakaan keliling yang datang seminggu sekali, setiap hari Jumat,” ujar Yanti. Saat perpustakaan keliling datang, Yanti melihat warga binaannya banyak yang meminjam buku di Perpustakaan keliling. Dengan adanya petugas yang sudah dilatih menjadi pengelola perpustakaan, Yanti merasa akan lebih baik apabila di Rutan Jepara dibangun perpustakaan. "Hasil pelatihan yang didapat Ibu Muna, harus diamalkan, apalagi ini bermanfaat bagi warga binaan, untuk menambah wawasannya", tutur Karutan yang gemar bernyanyi ini. Munadiroh sangat senang sekali mendapat dukungan dari Karutan untuk mengembangkan Perpustakaan. "Ibu giat sekali mencari bantuan buku-buku, dari Pemda, LSM bahkan ke teman-temannya,” cerita Muna bersemangat. Hasilnya, berbagai buku berhasil dikumpulkan, diantaranya buku cerita, buku agama, buku keterampilan juga berbagai majalah. Dengan memanfaatkan ruang kecil di depan mesjid, ruang perpustakaan kini banyak dikunjungi warga binaan. "Setiap hari setidaknya ada 20 warga binaan yang meminjam buku,” kata Ibu yang tugasnya merangkap ini, selain menjaga perpustakaan, Muna juga bergiliran menjadi petugas penggeledahan pengunjung. Syaiful Arifin adalah salah satu warga binaan yang sering meminjam buku di perpustakaan. "Jika ada buku baru, Syaiful yang paling duluan daftar meminjam,” ungkap Muna. "Saya senang ada perpustakaan disini. Banyak waktu luang selama di rutan, saya manfaatkan untuk banyak membaca", ujar Syaiful. Saiful berharap semakin banyak buku yang bisa dilengkapi di perpustakaan Rutan Jepara. "Koleksi buku bukunya belum banyak, warga binaan disini sangat membutuhkan buku-buku ketrampilan, seperti buku teknik beternak lele atau keterampilan lainnya,” pungkas Syaiful.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0