Rutan Majene Dorong Pembinaan Spiritual Warga Binaan lewat Kelas Fikih
Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gelar kelas fikih bagi Warga Binaan di Aula Rutan Kelas IIB Majene, Kamis (18/12). Kelas fikih tersebut dipandu oleh peserta magang nasional Rutan Majene dan menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian. Materi yang disampaikan pada pertemuan perdana difokuskan pada taharah atau tata cara bersuci dalam ajaran Islam.
Materi taharah meliputi pengertian najis dan hadas beserta pembagiannya, alat-alat bersuci, serta jenis air yang dapat digunakan untuk bersuci sesuai ketentuan syariat. Warga Binaan mengikuti kegiatan dengan antusias dan terlibat aktif dalam sesi penjelasan maupun diskusi.
Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, mengatakan kelas fikih ini tidak hanya ditujukan bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang dalam memahami pelaksanaan program pembinaan di Rutan.
“Kelas kepribadian ini diberikan untuk meningkatkan nilai-nilai religius bagi Warga Binaan sekaligus menjadi wadah belajar bagi peserta magang selama menjalankan tugas di Rutan Majene,” ujarnya.
Pembina Kepribadian Rutan Majene, Husuniah, menjelaskan bahwa taharah dipilih sebagai materi awal karena merupakan dasar dalam pelaksanaan ibadah. “Taharah kami jadikan materi pertemuan pertama karena menjadi fondasi utama dalam beribadah. Masih banyak yang menganggap sepele cara bersuci, padahal hal ini sangat menentukan sah atau tidaknya ibadah,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, Rustam, mengaku mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam melalui kelas fikih tersebut. “Sebelumnya kami hanya tahu tahap-tahap bersuci secara umum. Melalui kelas ini, kami jadi lebih paham pentingnya bersuci dengan benar sesuai ajaran Islam,” tuturnya.
Kelas fikih ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan Rutan Majene. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


