RUTAN TANJUNG PURA PASARKAN HASIL KARYA NAPI DI SENTRA OLEH-OLEH

Langkat, INFO_PAS.  Tak pernah kehabisan akal untuk mengabarkan karya napi dari balik jeruji, Rutan Tanjung Pura memasarkan hasil karya warga binaannya di sebuah toko sentra oleh-oleh yang berlokasi di lintas Medan-Aceh. Berbagai perkakas,  seperti figura, guci, lampu dan bangku taman dengan hiasan ornamen dari pecahan kaca (mozaik), terpajang rapi di ‘Toko Ria’, sebuah toko terbesar di sentra industri dodol pulut.  Letaknya sangat strategis, karena berada di lintas Sumatera antara Medan - Aceh.  Dodol pulut sendiri merupakan oleh-oleh khas dari Tanjung Pura sejak puluhan tahun silam. Jika bicara Tanjung Pura, nama dodol pasti tidak akan terlupakan. Saat ini, warga binaan di Rutan Tanjung Pura, memang tengah giat menghias berbagai perkakas rumah tangga dengan mozaik pecahan kaca.   Bekerjasama dengan para pengrajin gerabah yang tak jauh dari rutan,  Jayanta Kepala Rutan Tanjungpura memperindah berbagai bentuk gerabah, seperti

RUTAN TANJUNG PURA PASARKAN HASIL KARYA NAPI DI SENTRA OLEH-OLEH
Langkat, INFO_PAS.  Tak pernah kehabisan akal untuk mengabarkan karya napi dari balik jeruji, Rutan Tanjung Pura memasarkan hasil karya warga binaannya di sebuah toko sentra oleh-oleh yang berlokasi di lintas Medan-Aceh. Berbagai perkakas,  seperti figura, guci, lampu dan bangku taman dengan hiasan ornamen dari pecahan kaca (mozaik), terpajang rapi di ‘Toko Ria’, sebuah toko terbesar di sentra industri dodol pulut.  Letaknya sangat strategis, karena berada di lintas Sumatera antara Medan - Aceh.  Dodol pulut sendiri merupakan oleh-oleh khas dari Tanjung Pura sejak puluhan tahun silam. Jika bicara Tanjung Pura, nama dodol pasti tidak akan terlupakan. Saat ini, warga binaan di Rutan Tanjung Pura, memang tengah giat menghias berbagai perkakas rumah tangga dengan mozaik pecahan kaca.   Bekerjasama dengan para pengrajin gerabah yang tak jauh dari rutan,  Jayanta Kepala Rutan Tanjungpura memperindah berbagai bentuk gerabah, seperti guci, lampu taman bahkan bangku taman, itu dengan hiasan dari pecahan kaca, sehingga gerabah yang semula bentuknya sederhana bisa menjadi lebih indah dan mempunyai nilai jual lebih tinggi. ‘Toko Ria’ pun dengan senang hati menerima titipan dari Rutan Tanjung Pura. "Kami senang bisa membantu memasarkan hasil karya mereka", kata Sulastri pemilik toko. "Toko ini banyak dikunjungi pembeli, sehingga kami berharap ada yang tertarik dengan hasil karya warga binaan kami", ujar Jayanta pada INFO_PAS, Rabu (11/6). Kepala Rutan, lulusan AKIP tahun 2000 ini mengungkapkan bahwa selama dua bulan, sudah 15 produk mozaik warga binaannya yang laku terjual. "Yang paling diminati, guci dan lampu taman,” tutur Jayanta. Selain menghias gerabah dengan pecahan kaca, warga binaan di Rutan Tanjung Pura juga sedang mencoba mengembangkan furnitur dengan ukiran. Meski baru mencoba hasil karya ukiran meja cukup rapih, tak kalah jika dibandingkan dengan ukiran meja yang dijual toko-toko.  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0