Sambangi Lapas Perempuan Mamuju, Kakanwil Ditjenpas Sulbar Tegaskan Hak Integrasi dan Perkuat Keamanan
Mamuju, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat, Ramdani Boy, tekankan pentingnya percepatan usulan hak Integrasi dan Remisi bagi Warga Binaan, terutama bagi mereka yang telah memenuhi 2/3 masa pidana, namun belum diusulkan. Hal ini disampaikannya kepada jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Mamuju, Selasa (3/3).
Pengarahan ini diberikan sebagai tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pelayanan, pembinaan, serta keamanan dan ketertiban. “Saya minta seluruh jajaran melakukan verifikasi data secara cermat dan memastikan tidak ada Warga Binaan yang hak Integrasinya terlewat. Administrasi harus lengkap dan proses berjalan tepat waktu,” tegas Ramdani.
Kakanwil juga menginstruksikan agar petugas proaktif menghubungi keluarga atau penjamin guna mempercepat proses Cuti Bersyarat dan Pembebasan Bersyarat, Selain itu, usulan Remisi Hari Raya Tahun 2026 diminta diajukan tepat waktu tanpa adanya usulan susulan dengan pelaporan berjenjang dan akurasi penginputan pada Sistem Database Pemasyarakatan.
Di bidang keamanan dan ketertiban, Ramdani menegaskan komitmen zero kekerasan terhadap Warga Binaan dan penguatan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba, handphone ilegal, pungutan liar (pungli), dan judi online di Lapas. “Keamanan adalah fondasi utama. Tidak boleh ada kompromi terhadap narkoba, handphone ilegal, pungli, maupun praktik-praktik yang mencederai integritas institusi,” ujarnya.
Jelang Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran Lapas Perempuan Mamuju juga diminta menyusun rencana pengamanan terpadu serta meningkatkan koordinasi dengan aparat TNI dan Polri setempat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. “Kami siap menindaklanjuti seluruh arahan yang telah disampaikan, khususnya dalam percepatan hak integrasi, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan keamanan. Momentum ini menjadi penyemangat bagi jajaran kami untuk terus bekerja secara profesional dan berintegritas,” ungkap Kepala Lapas Perempuan Mamuju, Reva Shilvia Devi.
Ia juga menegaskan komitmen jajarannya dalam membangun sistem pembinaan yang humanis dan berdampak nyata bagi Warga Binaan. “Pembinaan bukan hanya soal menjalankan prosedur, tetapi bagaimana memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan kesempatan yang adil untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tambah Reva.
Melalui penguatan ini, diharapkan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Barat, termasuk di Lapas Perempuan Mamuju, makin profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pembinaan yang humanis dan berintegritas. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Sulbar
What's Your Reaction?


