WCPP 2026 Resmi Ditutup, Estafet Berlanjut ke Latvia Tahun 2028

WCPP 2026 Resmi Ditutup, Estafet Berlanjut ke Latvia Tahun 2028

Denpasar, INFO_PAS – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, resmi menutup rangkaian the 7th World Congress on Probation and Parole (WCPP) pada Kamis (16/4) di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali. Kongres dunia di bidang masa percobaan (probation) dan pembebasan bersyarat (parole) ini telah berlangsung sejak Selasa (14/4) lalu.

Dirjenpas menyebut penyelenggaraan WCPP 2026 memperlihatkan arah kebijakan global sistem peradilan pidana yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menempatkan aspek pemulihan dan keamanan masyarakat sebagai bagian penting. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai wawasan dan pengalaman baru yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan masing-masing negara dalam pengelolaan Sistem Pemasyarakatan.

“Kongres ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan praktik baik antarnegara, sekaligus memperkaya perspektif dalam pelaksanaan pembinaan dan pembimbingan yang lebih efektif,” ujar Mashudi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Balai Pemasyarakatan Amerika Serikat, Veronica Ballard Cunningham, mengibaratkan Sistem Pemasyarakatan seperti sebuah sepeda. “Sistem Pemasyarakatan diibaratkan sebuah sepeda di mana setiap elemen harus berjalan selaras agar sistem dapat berfungsi dengan baik, mulai dari Klien, petugas, hingga pihak ketiga lainnya,” terangnya.

Sebagai bagian dari penutupan, dilakukan serah terima simbolis tuan rumah WCPP selanjutnya kepada Latvia yang akan menjadi penyelenggara the 8th WCPP tahun 2028 di Riga. Prosesi ini ditandai dengan penyerahan “kunci” secara adat Bali kepada perwakilan Latvia serta penyerahan ikat pinggang tenun tradisional Latvia sebagai simbol kehormatan dan kolaborasi lintas budaya.

Perwakilan Latvia selaku Kepala Layanan Masa Percobaan Negara Latvia, Imants Jurevcius, menyampaikan komitmen negaranya untuk melanjutkan semangat kolaborasi global dalam penyelenggaraan WCPP berikutnya. “Kami siap menyambut kongres probation and parole selanjutnya dengan menghadirkan perpaduan kolaborasi global dan kekayaan budaya khas negara Baltik,” tegasnya.

Sebagai informasi, WCPP telah diselenggarakan sebanyak enam kali di berbagai negara, antara lain Den Haag, Belanda (2024); Ottawa, Kanada (2022); Sydney, Australia (2019); Tokyo, Jepang (2017); Los Angeles, Amerika Serikat (2015); dan London, Inggris (2013). Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah WCPP Ke-7 pada penyelenggaran di Den Haag, Belanda, tahun 2024. (fjr)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0