Semangat Ramadan, Program Kemandirian Lapas Narkotika Karang Intan Panen 58 Kg Kangkung
Karang Intan, INFO_PAS - Semangat produktivitas di bulan suci Ramadan terus ditunjukkan oleh Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Melalui program pembinaan kemandirian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), para Warga Binaan kembali berhasil panen sayur kangkung dengan total hasil mencapai 58 kilogram, Senin (2/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kerja yang secara konsisten dilaksanakan oleh jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja). Sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen, seluruh proses dilakukan secara terstruktur dengan pendampingan petugas, sekaligus menjadi sarana pembelajaran praktik pertanian yang aplikatif.
Dalam kurun satu bulan, panen kangkung bahkan telah dilakukan sebanyak dua kali. Sebelumnya, panen juga sukses dilaksanakan. Intensitas panen ini menjadi indikator bahwa program pertanian di SAE berjalan optimal dan memberikan hasil nyata.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam membentuk pribadi Warga Binaan yang siap kembali ke masyarakat.
“Pembinaan ini bukan sekadar menghasilkan sayuran, tetapi membangun mental kerja, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Kami ingin mereka memiliki bekal keterampilan yang bisa menjadi peluang usaha setelah bebas nanti,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Giatja, Indra, menambahkan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari konsistensi dan kerja sama yang baik antara petugas dan Warga Binaan.
“Alhamdulillah, hasil 58 kilogram ini menunjukkan bahwa proses pembinaan berjalan efektif. Kami terus memberikan pendampingan agar mereka memahami teknik bercocok tanam yang benar, mulai dari pemilihan bibit hingga perawatan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Jupri, mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam program pertanian di SAE.
“Saya merasa senang bisa belajar bertani di sini. Awalnya tidak tahu cara menanam yang benar, sekarang sudah paham dari mulai semai sampai panen. Mudah-mudahan ilmu ini bisa saya gunakan nanti setelah bebas,” ungkapnya.
Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kegiatan produktif tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam Lapas terus berjalan positif, menghadirkan harapan dan kesempatan kedua bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


