Semarak Hari Santri 2026 di Lapas Amuntai, 11 Pengajar dan 31 Santri Berprestasi Terima Penghargaan

Semarak Hari Santri 2026 di Lapas Amuntai, 11 Pengajar dan 31 Santri Berprestasi Terima Penghargaan

Amuntai, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai gelar peringatan Hari Santri Nasional 2026 dengan khidmat dan penuh kebersamaan pada Sabtu (24/10). Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini momentum untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus memberi apresiasi kepada pengajar dan santri berprestasi di Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Amuntai.

Salah satu rangkaian utama peringatan tersebut adalah pemberian penghargaan kepada 11 pengajar dan 31 santri berprestasi. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi para pengajar dalam membimbing dan mendidik Warga Binaan, serta semangat, kedisiplinan, dan pencapaian para santri dalam mengikuti pembelajaran keagamaan.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi para pengajar untuk terus mengabdikan diri dan membagikan ilmu, sekaligus mendorong para santri agar semakin tekun belajar, memperdalam ilmu agama, dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan semangat perubahan dalam diri Warga Binaan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keikhlasan para pengajar dalam membimbing Warga Binaan serta semangat para santri dalam mengikuti pembelajaran. Kami berharap kegiatan pembinaan di Pondok Pesantren At-Taubah terus melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlak baik, memiliki bekal ilmu agama, dan siap menjadi lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Gusti Iskandarsyah.

Pimpinan Pondok Pesantren At-Taubah, Dr. H. Ahmad Nawawi Abdurrauf, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri jadi pengingat akan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk karakter dan kepribadian. Menurutnya, proses belajar tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan membangun kesadaran untuk senantiasa berbuat baik.

“Peringatan Hari Santri ini jadi momentum untuk menguatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan keimanan. Kami berharap para santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada seluruh pengajar yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan ilmunya untuk membimbing para santri. Semoga setiap ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Melalui Pondok Pesantren At-Taubah, Lapas Amuntai dorong pembinaan kepribadian berbasis pendidikan agama. Program ini jadi bagian dari upaya membekali Warga Binaan dengan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial agar siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pihak Lapas, pengajar, dan santri dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang religius, harmonis, dan mendukung perubahan positif.

Lapas Amuntai berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan keagamaan sebagai bagian penting dalam membentuk Warga Binaan yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Amuntai

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0