Sesi Bacarita di Blok Hunian, Kalapas Perempuan Ambon Dekatkan Diri dengan Warga Binaan
Ambon, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling lakukan sesi bacarita bersama Warga Binaan di blok hunian, Rabu (9/9). Kegiatan ini jadi ruang untuk mempererat komunikasi, membangun kebersamaan, serta menghadirkan pendekatan pembinaan yang humanis di lingkungan Lapas.
Didampingi Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban serta Komandan Jaga, Hesta tidak hanya memberikan arahan kepada Warga Binaan, tetapi juga membuka ruang dialog agar mereka dapat berbicara, menyampaikan aspirasi, dan berbagi cerita secara terbuka.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal yang mereka rasakan selama menjalani proses pembinaan. Sesi bacarita ini juga menjadi kesempatan bagi jajaran Lapas untuk mendengarkan secara langsung kondisi, kebutuhan, serta harapan Warga Binaan.
Hesta menilai komunikasi yang terbuka merupakan salah satu hal penting dalam mendukung proses pembinaan Warga Binaan.
“Bacarita bersama Warga Binaan ini menjadi salah satu cara bagi kami untuk hadir lebih dekat, mendengarkan secara langsung apa yang mereka rasakan, serta memahami kebutuhan dan kondisi mereka. Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dan humanis, sehingga Warga Binaan merasa didengar, dihargai, dan tetap mendapatkan perhatian selama menjalani proses pembinaan,” ujar Hesta.
Menurutnya, pendekatan humanis tidak berarti mengesampingkan aturan dan ketertiban. Sebaliknya, komunikasi yang baik dapat membantu menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung keberhasilan program pembinaan.
“Setiap cerita dan masukan yang disampaikan tentu menjadi perhatian kami. Harapannya, melalui komunikasi seperti ini, Warga Binaan dapat semakin termotivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Salah seorang Warga Binaan, C, mengapresiasi kesempatan yang diberikan untuk berkomunikasi secara langsung dengan Kalapas dan jajaran petugas.
“Menurut saya, kegiatan bacarita seperti ini sangat baik karena kami bisa menyampaikan apa yang kami rasakan dan apa yang menjadi kebutuhan kami secara langsung. Kami juga merasa lebih dekat dengan Ibu Kalapas dan petugas. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan karena membuat kami merasa didengar dan diperhatikan,” ungkapnya.
Interaksi yang berlangsung dalam sesi bacarita menciptakan suasana kebersamaan antara Kalapas, petugas, dan Warga Binaan. Kehadiran pimpinan secara langsung di blok hunian juga bentuk kepedulian untuk pastikan komunikasi selama proses pembinaan berjalan dengan baik.
Lapas Perempuan Ambon terus mendorong pola pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aturan, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan penghormatan terhadap Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Ambon
What's Your Reaction?


