Tak Tunggu Keluhan, Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan di Blok Hunian
Brebes, INFO_PAS – Pelayanan Pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang pembinaan, tetapi juga memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan hak dasar, termasuk pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes melalui kontrol keliling kesehatan yang dilaksanakan jajaran Subseksi Perawatan bersama Regu Pengamanan dengan menyambangi langsung blok dan kamar hunian Warga Binaan, Rabu (7/10).
Kontrol keliling menjadi pelayanan kesehatan secara aktif dan preventif. Petugas tidak hanya menunggu Warga Binaan datang ke klinik ketika mengalami keluhan, tetapi hadir langsung ke lingkungan hunian untuk memantau kondisi kesehatan, menggali keluhan, memberikan edukasi, dan memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti.
Melalui pendekatan jemput bola tersebut, petugas memperoleh gambaran kondisi kesehatan Warga Binaan secara lebih dekat. Kehadiran petugas di blok hunian juga menjadi ruang komunikasi untuk membangun kepedulian dan memastikan tidak ada keluhan kesehatan yang terlewatkan.
Dilakukan pula monitoring kepatuhan minum obat terhadap 37 Warga Binaan yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan obat dari petugas pada hari sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap obat dikonsumsi secara langsung sesuai dosis, aturan pakai, dan jadwal pemberian yang telah ditetapkan petugas kesehatan.
Pengawasan kepatuhan minum obat tersebut merupakan upaya mendukung keberhasilan proses pengobatan sekaligus mencegah penyalahgunaan maupun penumpukan obat. Dengan pengawasan secara langsung, petugas memastikan terapi yang diberikan berjalan sesuai kebutuhan medis masing-masing Warga Binaan.
Kepala Subseksi Perawatan, Bayu Firmansyah, menyampaikan kontrol keliling merupakan salah satu bentuk pelayanan jemput bola untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan dapat terpantau secara rutin dan menyeluruh. “Kami tidak hanya menunggu Warga Binaan datang ke klinik ketika mengalami keluhan, tapi berupaya hadir langsung di blok dan kamar hunian untuk melihat kondisi mereka, mendengarkan keluhan, serta memberikan tindak lanjut sesuai kebutuhan. Termasuk dalam hal kepatuhan minum obat, kami memastikan obat yang telah diberikan benar-benar dikonsumsi sesuai dosis dan aturan yang ditetapkan petugas kesehatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, menegaskan pemenuhan hak kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Pelayanan kesehatan harus dilakukan secara konsisten, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan Warga Binaan sebagai proses perawatan dan pembinaan.
“Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga tentang merawat, membina, dan memberikan pelayanan yang menjunjung nilai kemanusiaan. Ketika kesehatan Warga Binaan terjaga, mereka akan lebih siap mengikuti proses pembinaan. Inilah kinerja Pemasyarakatan yang kami hadirkan melalui pelayanan nyata, responsif, dan berkelanjutan,” tutur Mudo.
Pelayanan kesehatan yang dilakukan secara aktif dan berkesinambungan menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif. Kondisi kesehatan yang terjaga juga memberikan ruang yang lebih optimal bagi Warga Binaan untuk mengikuti berbagai program pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian.
Ke depannya, Lapas Brebes berkomitmen untuk terus menghadirkan dan memberikan pelayanan PRIMA dan mewujudkan Pemasyarakatan yang makin bermanfaat bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Brebes
What's Your Reaction?


