Tari Rampak Kendang Bius Penonton pada Pembukaan PUN 2016

Jakarta, INFO_PAS – Tari rampak kendang yang dibawakan lima Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Bandung membius seluruh tamu undangan yang hadir dalam pembukaan Pameran Produk Unggulan Narapidana 2016 di Plasa Industri, Selasa (19/4). Berkolaborasi dengan kesenian angklung yang dibawakan WBP Lapas Banceuy, hentakan kendang yang ditabuh penuh semangat serta lenggak-lenggok kelima WBP dalam balutan kostum kreasi sesaat membuat para penonton lupa bahwa mereka adalah narapidana yang tengah dibina di lapas. Tepuk tangan meriah pun didapatkan kelima WBP tersebut usai menyelesaikan tari rampak kendang tanpa cela dihadapan para tamu undangan, termasuk Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, serta Menteri Perindustrian, Saleh Husin. Kegiatan pembinaan memang menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang dilakukan terhadap WBP, sedangkan pameran menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus digalakkan, utamanya da

Tari Rampak Kendang Bius Penonton pada Pembukaan PUN 2016
Jakarta, INFO_PAS – Tari rampak kendang yang dibawakan lima Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Bandung membius seluruh tamu undangan yang hadir dalam pembukaan Pameran Produk Unggulan Narapidana 2016 di Plasa Industri, Selasa (19/4). Berkolaborasi dengan kesenian angklung yang dibawakan WBP Lapas Banceuy, hentakan kendang yang ditabuh penuh semangat serta lenggak-lenggok kelima WBP dalam balutan kostum kreasi sesaat membuat para penonton lupa bahwa mereka adalah narapidana yang tengah dibina di lapas. Tepuk tangan meriah pun didapatkan kelima WBP tersebut usai menyelesaikan tari rampak kendang tanpa cela dihadapan para tamu undangan, termasuk Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, serta Menteri Perindustrian, Saleh Husin. Kegiatan pembinaan memang menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang dilakukan terhadap WBP, sedangkan pameran menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus digalakkan, utamanya dalam mewujudkan Pemasyarakatan Produktif. “Pameran ini tidak hanya sebagai sarana promosi dan sosialisasi kegiatan pembinaan WBP, namun juga meningkatkan motivasi petugas Pemasyarakatan dalam membina WBP, meningkatkan kerjasama pembinaan WBP dengan pihak ketiga, serta mendukung program rutin Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, khususnya untuk mendorong terwujudnya lapas industri,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K. Dusak, saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Pameran yang diikuti seluruh Divisi Pemasyarakatan dari 33 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM se-Indonesia ini rencananya dihelat hingga Jumat (22/4) mendatang. Bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, ini adalah kali keempat pelaksanaan Pameran Produk Unggulan Narapidana yang mengambil tema “Kreativitas Tanpa Batas Walau Tempat Terbatas.” “Kami ingin mewujudkan lapas industri dimana WBP dapat menghasilkan produk yang berorientasi profit, dikelola secara akuntabel, mandiri, berkembang dan berkesinambungan, serta terbuka dan aktif terhadap peluang kerjasama dengan pihak ketiga,” tutur Dusak. Tak hanya menampilkan karya unggulan WBP dari seluruh Indonesia, dalam pemeran ini juga akan ditampilkan demo kesenian dan kegiatan WBP dari sejumlah lapas serta talkshow bertajuk “Melalui Napi Berkebun Menuju Lapas Industri Agribisnis untuk Mewujudkan ketahanan Pangan.”

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0