Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan, Lapas Banjarbaru Produksi Keripik Tempe Labar
Banjarbaru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru laksanakan pembinaan kepribadian melalui pembuatan “Keripik Tempe Labar” yang diikuti tiga Warga Binaan dan diawasi oleh petugas kegiatan kerja. Kegiatan ini berlangsung di Dapur Snack & Bakery Lapas Banjarbaru sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan melalui program pembinaan produktif.
Dalam pelaksanaannya, proses pembuatan keripik tempe dilakukan melalui beberapa tahapan. Pembuatan dimulai dengan mencuci kedelai sebanyak 1,5 kilogram hingga bersih, kemudian direbus menggunakan lima liter air selama satu jam, dan didinginkan semalaman. Keesokan harinya, kedelai kembali dicuci dan dipisahkan kulitnya, lalu direbus kembali hingga empuk.
Setelah proses perebusan selesai, kedelai didinginkan dan dibilas kembali sebelum dicampurkan dengan ragi. Selanjutnya kedelai ditiriskan hingga kering, kemudian ditambahkan tepung tapioka dan dicampur merata sebelum dimasukkan ke dalam plastik untuk difermentasi selama satu malam hingga menjadi tempe. Tempe yang telah jadi kemudian dipotong tipis, diberi bumbu, digoreng hingga kering, ditiriskan, dan dikemas menggunakan plastik standing pouch untuk dipasarkan.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Banjarbaru, Ady Tri Marwoko, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program pembinaan keterampilan yang rutin dilaksanakan. “Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan kepada Warga Binaan agar mereka memiliki bekal kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana,” terangnya, Senin (9/3).
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan produksi, Sulaiman, menyampaikan kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan keterampilan baru bagi dirinya. “Kami mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat produk makanan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nanti,” ujarnya.
Ke depan, hasil produksi Keripik Tempe Labar ini akan terus dipasarkan melalui Labaru Fresh Market serta secara dalam jaringan sebagai upaya pengembangan produk karya Warga Binaan Lapas Banjarbaru. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarbaru
What's Your Reaction?


