Tingkatkan Pelayanan Publik, Bapas Pati Gandeng 6 Instansi

Share:

Pati, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pati terus menyempurnakan diri untuk meningkatkan pelayanannya terhadap publik.  Kali ini Bapas Pati menjalin kerja sama dengan enam instansi sekaligus, yakni Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kudus, Intitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Al-Ma’la Grobogan, Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pati, BLK Kabupaten Kudus, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Aisiyah Kalinyamatan Jepara, dan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalamah Gebog Kudus.

Pada penandatanganan kerja sama, Kamis (11/4) turut hadir Giyanto selaku Kepala Bapas Pati, Irwan Silais selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pati, Basuki A. Djalil selaku Kepala Dinsos Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho selaku Kepala BLK Kabupaten Kudus, Junaidi selaku Ketua IPWL, Suwartini dari LKSA Aisiyah Kalinyamatan Jepara, Julal Umam dari Darussalam Kudus, serta petugas Bapas Pati.

“Semoga dengan jalinan kerja sama ini selain dapat meningkatkan kemampuan Pembimbing Kemasyarakatan dalam melakukan pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan Klien Pemasyarakatan, juga akan membawa manfaat bagi klien agar mempunyai ketrampilan kerja. Bagi klien yang bermasalah dengan narkotika juga dapat dilakukan rehabilitasi sehingga dapat menjalani kehidupannya dengan sehat dan normal kembali,” harap Giyanto.

Ia menuturkan kerja sama dengan IPWL dan Ponpes Kudus diharapkan mampu membantu peran Bapas Pati dalam hal penanganan rehabilitasi ketergantungan narkotika serta psikologi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), baik konseling maupun bimbingan lainnya. Adapun melalui kerja sama dengan BLK, Dinas Sosial, dan LKSA, klien Bapas Pati dapat diberikan pelatihan dan keterampilan kerja yang baik.

Bapas Pati gandeng 6 instansi

“Semoga mereka dapat mempersiapkan dirinya untuk kembali ke masyarakat dan secara ekonomi dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” harap Giyanto.

Lebih lanjut, ia menyebut keenam lembaga yang digandeng Bapas Pati tersebut bukan hanya sebagai tempat rujukan bagi klien Bapas Pati, tapi juga sebagai fungsi dalam upaya pembinaan terhadap ABH dalam pembinaan mental spiritual, pembimbingan, serta pelatihan klien Bapas Pati yang pastinya, semua program tersebut akan bermanfaat bagi klien Bapas Pati.

“Kami berharap kerjasama yang terjalin pada hari ini menjadi awal dari peran Bapas Pati untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemasyarakatan dan pada akhirnya mampu mewujudkan tujuan program Revitalisasi Pemasyarakatan yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM,” tutup Giyanto.

 

 

Kontributor: Muslim

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bapas Pati Gandeng 6 Instansi | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya