Tutor Sebaya Bantu Entaskan Buta Aksara di Lapas Narkotika Karang Intan

Tutor Sebaya Bantu Entaskan Buta Aksara di Lapas Narkotika Karang Intan

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan tingkatkan literasi Warga Binaan melalui program pengentasan buta aksara bertajuk Belajar Menyambung Kata dan Mengeja, Rabu (8/7). Program tersebut gunakan metode Training of Trainer (ToT) dengan libatkan Warga Binaan peserta perkuliahan sebagai tutor sebaya.

Pembelajaran berlangsung di bawah pendampingan petugas Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Taufik Hidayat. Melalui metode tersebut, tutor sebaya membimbing peserta mulai dari mengenal huruf, mengeja, menyambung suku kata, hingga membaca kalimat sederhana sehingga proses belajar berlangsung lebih komunikatif dan interaktif.

Kegiatan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta. Selain tingkatkan kemampuan membaca, pola pembelajaran tersebut juga dorong rasa percaya diri dan semangat belajar Warga Binaan.

Petugas Seksi Bimkemaswat, Taufik Hidayat, mengatakan metode ToT dipilih untuk bangun budaya belajar sekaligus semangat saling membantu antarsesama Warga Binaan.

"Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca dan mengeja, tetapi juga membangun budaya saling berbagi ilmu. Melalui metode tutor sebaya, Warga Binaan yang memiliki kemampuan lebih dapat membantu teman-temannya belajar. Dengan cara ini, mereka tumbuh bersama, saling menguatkan, dan bersama-sama mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Taufik.

Salah seorang Warga Binaan yang menjadi tutor, IVN, mengaku bangga mendapat kepercayaan untuk berbagi ilmu kepada sesama peserta.

"Saya merasa bersyukur bisa membantu teman-teman belajar membaca dan mengeja. Selain berbagi ilmu yang saya miliki, kegiatan ini juga mengajarkan saya untuk lebih sabar, bertanggung jawab, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Saya berharap teman-teman semakin percaya diri dan terus semangat belajar," ungkap IVN.

Sementara itu, peserta pembelajaran, AN, mengaku mulai merasakan perkembangan kemampuan membaca berkat pendampingan petugas dan tutor sebaya.

"Awalnya saya masih kesulitan menyambung kata dan membaca. Berkat bimbingan petugas dan bantuan dari teman-teman yang menjadi tutor, sekarang saya mulai bisa membaca sedikit demi sedikit. Saya ingin terus belajar agar kemampuan saya semakin baik dan bisa lebih percaya diri," tutur AN.

Program pengentasan buta aksara tersebut diharapkan terus tingkatkan kemampuan literasi dasar sekaligus tumbuhkan budaya belajar, kepedulian, dan semangat saling berbagi di antara Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0