Tutup Rabiul Awal, Warga Binaan Rutan Barabai Lantunkan Maulid Barzanji dalam Tradisi Ma’antar Bulan

Tutup Rabiul Awal, Warga Binaan Rutan Barabai Lantunkan Maulid Barzanji dalam Tradisi Ma’antar Bulan

Barabai, INFO_PAS — Menutup rangkaian bulan Rabiul Awal, Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai bacakan Maulid Barzanji di Masjid At-Taubah, Kamis (10/9) malam. Kegiatan tersebut menjadi pembinaan kepribadian sekaligus menghidupkan tradisi keagamaan masyarakat Barabai yang dikenal dengan istilah Ma’antar Bulan.

Tradisi Ma’antar Bulan yang dilaksanakan untuk menandai berakhirnya bulan Rabiul Awal. Ini menjadi momentum bagi Warga Binaan untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Magrib berjamaah. Setelah itu, Warga Binaan bersama-sama melantunkan syair dan kisah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad saw. melalui pembacaan Maulid Barzanji dalam suasana yang khidmat.

Salah satu petugas, Sugiantoro, menyampaikan pembacaan Maulid Barzanji menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pembinaan kepribadian Warga Binaan, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan. “Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mengisi waktu Warga Binaan dengan aktivitas yang positif. Selain menambah pengetahuan dan kecintaan kepada Rasulullah, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarWarga Binaan,” ujarnya.

Bagi Warga Binaan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas pembinaan, tetapi juga memberikan suasana kebersamaan dan ketenangan dalam menjalani masa pembinaan. Salah satu Warga Binaan, Rasidi, senang dapat mengikuti pembacaan Maulid Barzanji bersama Warga Binaan lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut mengingatkan dirinya pada tradisi keagamaan yang biasa dilakukan bersama masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Alhamdulillah, kami bisa bersama-sama membaca Maulid Barzanji dan berselawat. Suasananya membuat saya teringat kampung halaman serta tradisi yang biasa dilakukan bersama keluarga dan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan menjadi bekal bagi kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harap Rasidi.

Selain memperkuat aspek spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk mengenal dan menjaga tradisi keagamaan yang hidup di tengah masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Nilai-nilai positif dalam tradisi Ma’antar Bulan diharapkan menjadi proses pembentukan karakter dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi secara positif dengan masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Barabai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0