UPT Pemasyarakatan Ikuti Pengarahan Menkumham terkait COVID-19

UPT Pemasyarakatan Ikuti Pengarahan Menkumham terkait COVID-19

Muara Teweh, INFO_PAS – Jajaran Kementerian Hukum dan HAM mengikuti arahan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly, secara virtual dalam upaya antisipasi dan mencegah munculnya cluster baru penyebaran Coronavirus disease (COVID-19), Selasa (18/8). Salah satunya diikuti jajaran struktural dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muara Teweh.

Kepala Lapas Muara Teweh, Sarwito, menuturkan pihaknya telah menyediakan fasilitas, seperti bilik steril, sarana cuci tangan, hand sanitizer, screening suhu tubuh, mewajibkan penggunaan masker bagi petugas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dan pengunjung yang menitipkan makanan, serta penyemprotan disinfektan secara berkala di seluruh bagian lingkungan lapas.

"Segala usaha sudah kami lakukan guna mencegah penularan COVID-19 di lapas. Alhamdulillah, hingga saat ini petugas dan WBP Lapas Muara Teweh masih diberi perlindungan Allah SWT sehingga tidak ada yang terkena COVID-19,” urainya.

Pengarahan yang sama diikuti jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Buntok. Untuk itu, Kepala Rutan Buntok, Mastur, menegaskan kepada seluruh petugas untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 ketika berada di luar rumah maupun di lingkungan kerja.

“Ingat, ada Tiga M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Itu yang harus kita terapkan setiap saat dimana pun berada. Semoga kita semua terhindar dari penularan COVID-19,” harap Mastur.

Sebelumnya, Menkumham, Yasonna H. Laoly, mengungkapkan munculnya cluster baru penyebaran COVID-19 di perkantoran mengakibatkan penularan COVID-19 semakin tinggi dan angka peningkatan penyebaran COVID-19 yang terus bertambah hingga mencapai ribuan setiap harinya. Maka, dibutuhkan upaya-upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja dengan memperhatikan beberapa hal. 

Salah satunya memperhatikan fasilitas pelayanan untuk tetap menjaga protokol kesehatan diantaranya menggunakan masker, physical distancing pada ruang tunggu, penyediaan hand sanitizer, serta penyemprotan disinfektan secara berkala pada semua ruangan sesuai dengan Instruksi Presiden, yakni Tiga M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) dan Tiga T (test, tracing, dan treatment).

“Jalankan instruksi yang telah saya sampaikan dan laporkan setiap bulannya. Pantauan-pantauan dari tiap-tiap daerah kami harapkan. Segera ambil tindakan yang dibutuhkan jika ada petugas atau WBP yang terjangkit COVID-19. Kita harus berjuang menghadapi COVID-19,” tegas Yasonna.

Ia juga berpesan jangan terlalu paranoid agar imunitas tubuh tidak turun serta selalu jaga kesehatan, pola makan, konsumsi vitamin, dan olahraga yang cukup. "Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan perlindungan kepada kita semua," harap Menkumham.

 

 

 

Kontributor: Lapas Muara Teweh, Rutan Buntok

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0