Warga Binaan Lapas Nirbaya Ikuti Pelatihan Pembuatan Paving Block dan Batako dari Limbah FABA

Cilacap, INFO_PAS - Semangat pemberdayaan terus digelorakan di Nusakambangan melalui program pelatihan keterampilan bagi Warga Binaan. Kali ini, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nirbaya mengikuti pelatihan keterampilan pembuatan paving block dan batako berbahan dasar limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA), Rabu (28/8).
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemberdayaan Warga Binaan melalui pelatihan kerja yang membekali ilmu serta kreativitas untuk menunjang kehidupan setelah bebas.
“Untuk Warga Binaan, semangat selalu. Perhatikan materi dan praktik yang diberikan, serap sebanyak mungkin untuk bekal ketika kalian kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari PT Adirana Jaya Sentosa. Sebanyak 20 Warga Binaan Lapas Nirbaya bersama sejumlah Warga Binaan Lapas Terbuka diajarkan teknik mencampur limbah FABA dengan semen secara terukur, lalu mencetaknya menggunakan mesin menjadi batako dan paving block bernilai jual.
Warga Binaan terlihat antusias dan mampu mengikuti setiap tahap, mulai dari pengolahan bahan, pencetakan, hingga hasil produk akhir. Dengan komposisi campuran FABA dan semen yang tepat, ditambah penggunaan mesin cetak, para peserta dengan cepat dapat menguasai keterampilan tersebut. Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pemanfaatan limbah untuk menghasilkan produk ramah lingkungan.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Nirbaya, Joko Purnomo, menegaskan komitmen Lapas untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif. “Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat. Harapannya, Warga Binaan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga punya mentalitas yang siap bekerja dan berwirausaha setelah kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, seorang Warga Binaan, Reza, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti kegiatan ini. “Selain menambah pengetahuan, saya juga jadi punya keterampilan baru yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti. Harapan saya, bisa mengembangkan usaha kecil di bidang ini,” ungkapnya penuh semangat.
Pelatihan FABA ini merupakan bagian dari gerakan Nusakambangan Berdaya, yang menekankan pentingnya pemberdayaan, kemandirian, dan keberlanjutan lingkungan di kawasan Pemasyarakatan. (afn)
What's Your Reaction?






