Warga Binaan Lapas Palu Panen 35 Kg Jambu Kristal di Lahan SAE Desa Langaleso
Palu, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu kembali mencatat hasil positif dalam program pembinaan kemandirian melalui panen jambu kristal sebanyak 35 kg di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Selasa (2/12). Panen yang dilakukan di atas lahan seluas 12.252 m² ini menjadi bukti nyata keberhasilan Warga Binaan dalam mengelola perkebunan buah secara mandiri dan produktif.
Jambu ristal yang dipanen merupakan hasil pengelolaan rutin Warga Binaan dengan pendampingan petugas Lapas Palu. Kegiatan ini tidak hanya menjadi proses pembelajaran, tetapi juga memberi dampak positif dalam meningkatkan keterampilan pertanian dan membangun rasa percaya diri para Warga Binaan.
Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Warga Binaan yang telah menunjukkan kemampuan optimal dalam mengelola lahan SAE. “Panen jambu kali ini adalah bukti Warga Binaan mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas. Program pertanian seperti ini memberikan pengalaman nyata yang dapat menjadi bekal usaha ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Aco, salah satu Warga Binaan yang ditugaskan di SAE Lapas Palu, mengungkapkan pembinaan seperti ini menjadi sarana belajar dan bekerja. “Saat melihat jambu kristal yang kami tanam bisa dipanen, saya merasa bangga karena hasil ini menjadi bukti kami masih bisa memberikan manfaat. Saya makin merasa yakin keterampilan yang saya pelajari di sini akan berguna dan ingin membangun kehidupan bermanfaat setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi terhadap capaian Lapas Palu dalam mengembangkan pertanian berbasis pembinaan. “Program pertanian di SAE Langaleso adalah contoh konkret pembinaan produktif dan berkelanjutan. Kami sangat mendukung upaya Lapas Palu dalam membangun kemandirian Warga Binaan. Hasil panen ini membuktikan pembinaan yang tepat dapat menghasilkan manfaat besar, baik bagi Warga Binaan maupun bagi pengembangan UMKM Pemasyarakatan,” tuturnya.
Dengan keberhasilan panen ini, Lapas Palu menegaskan komitmennya dalam menjalankan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada pemberdayaan, produktivitas, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Palu
What's Your Reaction?


