Wujudkan Gereja yang Lebih Nyaman, Lapas Kelas I Cipinang Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Mitra Gereja
Jakarta, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, ajak mitra pembinaan Gereja Jemaat Petrus untuk bersama-sama berkontribusi dalam penataan dan perapian area gereja. Pada diskusi bersama jajaran Lapas Kelas I Cipinang dan perwakilan mitra gereja, Rabu (9/9), dibahas berbagai kebutuhan penataan Gereja Jemaat Petrus, khususnya dalam menciptakan lingkungan ibadah yang lebih rapi, nyaman, dan mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan beragama Kristen.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan penataan gereja bukan semata-mata berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan, tetapi juga merupakan upaya Lapas Kelas I Cipinang memberikan tempat pembinaan yang layak dan nyaman bagi Warga Binaan dalam menjalankan ibadah. “Kita ingin gereja ini menjadi tempat yang nyaman, bersih, rapi, dan makin baik untuk digunakan beribadah. Karena itu, saya mengajak mitra gereja untuk bersama-sama melihat apa yang dapat kita lakukan dan kontribusikan. Pengembangan gereja ini harus menjadi tanggung jawab bersama dengan tetap mengedepankan transparansi dan koordinasi,” ujarnya.
Syarpani juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif mitra pembinaan dalam mendukung pengembangan sarana keagamaan di Lapas Kelas I Cipinang. Menurutnya, sinergi yang baik antara Lapas dan mitra gereja akan menghasilkan pembinaan yang lebih optimal sekaligus memastikan setiap kebutuhan dapat dibahas dan dikelola secara terbuka.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan, Yudha Ageng, menyampaikan penataan gereja perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kebutuhan utama dalam pelaksanaan ibadah. “Kami berharap hasil diskusi ini menjadi langkah awal untuk menata gereja secara bertahap. Setiap kontribusi dari mitra tentunya akan sangat berarti untuk menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman bagi Warga Binaan,” harapnya.
Sementara itu, Iwan selaku perwakilan mitra Gereja Jemaat Petrus menyambut baik ajakan tersebut. Ia menyampaikan komitmen mitra gereja untuk turut berkontribusi dalam pengembangan dan penataan area gereja.
“Kami siap berkolaborasi dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan agar gereja ini dapat menjadi tempat ibadah yang semakin nyaman dan representatif,” ujar Iwan.
Melalui diskusi tersebut, Lapas Kelas I Cipinang berharap terbangun kolaborasi yang lebih transparan, terbuka, dan berkelanjutan bersama mitra gereja. Penataan Gereja Jemaat Petrus diharapkan tidak hanya memperbaiki aspek fisik, tetapi juga makin memperkuat kualitas pembinaan keagamaan sebagai bagian penting dari proses pembinaan Warga Binaan di Lapas Kelas I Cipinang. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


