Wujudkan Klien Mandiri dan Produktif, Bapas Saumlaki Kembangkan Kerajinan Berbahan Kain Tenun Lokal

Wujudkan Klien Mandiri dan Produktif, Bapas Saumlaki Kembangkan Kerajinan Berbahan Kain Tenun Lokal

Saumlaki, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki terus dorong kemandirian Klien Pemasyarakatan melalui pembimbingan keterampilan kerajinan berbahan kain tenun. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/10) pukul 14.30 WIT di Aula Yamdena Bapas Saumlaki ini dipimpin oleh Kepala Bapas (Kabapas) Saumlaki, Marthina Ch. Solilit, bersama jajaran pegawai dan peserta magang.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali Klien dengan keterampilan praktis yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha setelah kembali ke tengah masyarakat. Dalam kegiatan ini, Klien belajar mengolah kain tenun menjadi berbagai produk kreatif, seperti tempat tisu, tutup gelas, dan penutup botol atau selimut botol. Produk tersebut diharapkan memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

Marthina Ch. Solilit menyampaikan bahwa pembimbingan kemandirian merupakan bagian penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

“Kami ingin Klien memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kreativitas, dan memperoleh keterampilan yang bermanfaat. Harapannya, bekal ini dapat menjadi modal bagi mereka untuk hidup mandiri, produktif, dan percaya diri ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Marthina.

Dukungan terhadap pengembangan kerajinan berbahan kain tenun juga diharapkan dapat memperluas pemanfaatan produk lokal. Ima Yempormase dari Popmas Lipas UMKM Putro Patricio Gallery Saumlaki beri perspektif sebagai pelaku UMKM mengenai potensi kain tenun sebagai bahan kerajinan bernilai jual dan peluang pengembangannya menjadi usaha kreatif.

Salah seorang Klien Pemasyarakatan, SP, mengaku senang mendapat kesempatan belajar membuat kerajinan berbahan kain tenun. Menurutnya, kegiatan tersebut beri pengalaman baru sekaligus mendorong dirinya untuk terus mengembangkan kreativitas.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam membuat kerajinan dari kain tenun. Saya berharap keterampilan ini bisa terus saya kembangkan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual,” ungkap Sintia.

Senada, Klien FL menyampaikan bahwa pembimbingan kemandirian memotivasinya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

“Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa kain tenun bisa diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang menarik. Saya berharap keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk membuka peluang usaha, meningkatkan kemampuan diri, dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujar FL.

Bapas Saumlaki berharap Klien Pemasyarakatan dapat terus mengembangkan keterampilan yang telah dipelajari. Kegiatan ini menegaskan komitmen Bapas Saumlaki hadirkan pembimbingan yang berorientasi pada pemberdayaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Saumlaki

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0