53 Kg Kangkung Hasil Panen Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Disalurkan ke Dapur Sehat
Karang Intan, INFO_PAS - Program pembinaan kemandirian berkelanjutan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembali berbuah nyata. Rabu (11/2), Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan berhasil panen 53 kilogram kangkung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai bagian dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Panen kangkung tersebut merupakan hasil kerja Warga Binaan yang secara konsisten menjalani pembinaan pertanian dengan pendampingan petugas. Tidak hanya menjadi sarana pembelajaran keterampilan dan kedisiplinan, hasil panen ini juga bernilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan secara nyata. Seluruh hasil panen dibeli oleh pihak ketiga untuk mendukung kebutuhan Dapur Sehat Lapas Narkotika Karang Intan, sehingga turut berkontribusi pada pemenuhan gizi bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pembinaan kemandirian serta ketahanan pangan.
“Kegiatan panen ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata. Selain membekali Warga Binaan dengan keterampilan, hasilnya juga dimanfaatkan untuk mendukung Dapur Sehat Lapas. Ini adalah wujud sinergi antara pembinaan, ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan,” ujar Yugo.

Salah satu Warga Binaan, Mansyah, mengaku bangga karena hasil kerja mereka tidak hanya dipanen, tetapi juga dimanfaatkan secara langsung.
“Dari menanam sampai panen, semua kami jalani dengan sungguh-sungguh. Apalagi hasilnya digunakan untuk kebutuhan dapur, ini membuat kami semakin termotivasi,” ungkap Mansyah.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Karang Intan, Indra, menjelaskan bahwa program pertanian di SAE dirancang sebagai pembinaan berkelanjutan yang produktif dan bernilai guna.
“Pembinaan ini tidak berhenti pada proses belajar saja, tetapi juga diarahkan agar hasilnya memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Ke depan, kami akan terus mengembangkan kegiatan kemandirian yang terintegrasi dengan kebutuhan Lapas,” jelas Indra.
Ke depan, Lapas Narkotika Karang Intan akan terus menciptakan pembinaan yang humanis dan produktif, sekaligus mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kualitas layanan bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


