6,8 Ton Arang Hasil Pembinaan Lapas Muara Sabak Tembus Pasar Internasional

6,8 Ton Arang Hasil Pembinaan Lapas Muara Sabak Tembus Pasar Internasional

Muara Sabak, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak terus kembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu capaian ditunjukkan melalui produksi arang yang berhasil tembus pasar internasional dengan total 6,8 ton arang diekspor ke Arab Saudi dan Cina, Kamis (3/9).

Kegiatan produksi arang tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan kerja, pengalaman, serta menghasilkan produk bernilai ekonomi. Warga Binaan terlibat langsung dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku, proses pembakaran, hingga hasilkan arang yang siap dipasarkan.

Keberhasilan mengirimkan 6,8 ton arang ke pasar internasional menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada kegiatan selama Warga Binaan menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan keterampilan produktif yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Narkotika Muara Sabak, M. Askari Utomo, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras Warga Binaan yang telah mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik.

“Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Sebanyak 6,8 ton arang hasil pembinaan Warga Binaan dapat menembus pasar internasional hingga Arab Saudi dan Cina. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus bekerja, belajar, dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki,” ujar M. Askari.

Menurutnya, program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana. Selain memberikan pengalaman kerja, kegiatan produktif juga jadi sarana untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri Warga Binaan.

Salah seorang Warga Binaan, NA, mengungkapkan rasa bangganya karena dapat terlibat dalam proses produksi arang yang kini berhasil dipasarkan hingga ke luar negeri.

“Saya merasa bangga bisa ikut dalam kegiatan ini. Kami tidak hanya belajar membuat arang, tetapi juga belajar bekerja dengan disiplin dan bertanggung jawab. Mengetahui hasil produksi kami bisa sampai ke Arab Saudi dan Cina menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkap NA.

Melalui program pembinaan kemandirian, Lapas Narkotika Muara Sabak terus membuka ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan potensi dan keterampilan melalui kegiatan produktif sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Muara Sabak

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0