Akselerasi Penyiapan Lahan SAE, Rutan Majene Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Limbah Kelapa

Akselerasi Penyiapan Lahan SAE, Rutan Majene Hadirkan Inovasi Pemanfaatan Limbah Kelapa

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene laksanakan akselerasi penyiapan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) melalui pembuatan bedeng dengan memanfaatkan limbah kelapa di lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Senin (19/1). Kegiatan ini merupakan dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden RI, khususnya pada poin penguatan ketahanan pangan nasional dan mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.

Kegiatan ini bertujuan menyediakan wadah edukasi pertanian yang produktif sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim SAE Tarukkung Rutan Majene yang diketuai oleh Munardi selaku Pembina Kemandirian dan dipantau langsung oleh Christy Jozef Thenu selaku Kepala Rutan Majene.

Rangkaian kegiatan ini terdiri dari pembersihan area dari gulma, semak belukar, dan material sampah fisik, pemerataan struktur tanah menggunakan alat berat dan cangkul. Hal ini untuk memudahkan zonasi budidaya, pembuatan bedeng dengan menggunakan tali sebagai panduan pembatas, dan pemasangan sabuk kelapa yang dimanfaatkan sebagai pembatas bendengan.

Christy menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah konkret Rutan Majene dalam mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan sekaligus sarana pembinaan yang berkelanjutan bagi Warga Binaan. “Melalui SAE, kami tidak hanya menyiapkan lahan pertanian, tetapi juga menyiapkan mental, keterampilan, dan kemandirian mereka agar kelak mampu berdaya guna saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Selaku Ketua Tim SAE Tarukkung, Munardi menuturkan pemanfaatan limbah kelapa sebagai bahan pembuatan bedeng merupakan bentuk inovasi sederhana yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan. “Kami memaksimalkan potensi lokal yang ada di sekitar lokasi. Selain ekonomis, penggunaan limbah kelapa juga membantu menjaga struktur bedeng agar lebih rapi dan tahan lama,” tuturnya.

Salah seorang Warga Binaan, Wawan, berharap kegiatan ini terus berlanjut dan dikembangkan agar berdampak positif.  “Kami sangat bersyukur bisa ikut terlibat langsung. Selain menambah pengetahuan tentang pertanian, kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif dan termotivasi untuk belajar mandiri,” tutupnya. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0