Anak LPKA Seluruh Indonesia Ekspresikan Diri Lewat JAMPAS

Share:

Tangerang, INFO_PAS – Sejumlah Anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) tak kuasa menahan tangis saat bertemu dengan orangtua mereka. Rangkaian bunga dan pelukan hangat Anak kepada orangtua mereka semakin menambah haru suasana.

Pemandangan penuh kasih sayang itu terlihat dalam kegiatan Jambore Anak Pemasyarakatan Sejahtera (JAMPAS) Tahun 2019 “Membangun Generasi Muda yang Berkarakter” yang dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan RI, Yasonna H. Laoly, Jumat (2/8). Dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang dengan peserta 139 orang, JAMPAS diikuti pula secara serentak oleh Anak LPKA seluruh Indonesia selama tiga hari hingga Minggu (4/8).

“Sudah seharusnya kita berikan ruang dan kesempatan bagi Anak Berhadapan dengan Hukum, khususnya yang sedang menjalani pembinaan di LPKA seluruh Indonesia untuk dapat mengekspresikan diri dalam kegiatan-kegiatan yang edukatif, kreatif, inovatif, dan interaktif di alam terbuka,” ucap Yasonna.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS), Sri Puguh Budi Utami. “Anak di LPKA merupakan bagian dari anak-anak Indonesia yang harus dihormati, dihargai, dijamin hak-haknya tanpa diskriminasi, dan dipenuhi segala hak terbaik dalam proses tumbuh kembangnya sehingga masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak Anak demi mengantarkan mereka menjadi generasi penerus keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara di masa datang,” ucapnya.

Dukungan pelaksanaan JAMPAS datang dari Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumi. Ia mengatakan dijadikannya Provinsi Banten sebagai tuan rumah JAMPAS sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah untuk menjadikan Banten sebagai provinsi layak anak.

“Kami telah mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pengentasan Anak sebagai provinsi layak anak. Ini melecut kebijakan pemerintah daerah untuk memaksimalkan program perlindangan anak. Jambore memberi semangat, menumbuhkan jiwa kreativitas Anak yang sudah dibina di LPKA untuk jadi anak yang lebih baik kedepan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Bela Negara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Sunarto, juga menyambut gembira Jambore diikuti Anak LPKA seluruh Indonesia. “Kementerian Hukum dan HAM telah memberikan perhatian kepada Anak melalui gerakan Pramuka karena dibutuhkan pendidikan nonformal selain formal. Adik-adik LPKA saat kembali ke masyarakat akan terbentuk menjadi anak yang berkarakter serta memiliki watak dan kepribadian yang baik,” puji Sunarto.

JAMPAS Tahun 2019 dirangkaikan dengan peluncuran buku true story karya 18 Pembimbing Kemasyarakatan Muda berjudul “Potret Kontemporer Penanganan Kasus Anak Berkonflik dengan Hukum di Indonesia,” peluncuran Tari Kolosal “Indonesia Bekerja,” serta penyerahan rekor Museum Rekor Indonesia kategori penyelenggaraan Jambore dan pentas seni oleh Anak serentak di 33 LPKA seluruh Indonesia.

Usai pembukaan JAMPAS, penampilan tongkat kolonel Anak LPKA Tangerang sukses memukau seluruh hadirin. Selanjutnya, Dirjen PAS bersama Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasruddin Umar, berkesempatan meninjau rumah ibadah serta penanaman pohon di komplek Politeknik Ilmu Pemasyarakatan Tangerang.

Anak LPKA Seluruh Indonesia Ekspresikan Diri Lewat JAMPAS | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya