Asah Skill Perikanan, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Budidayakan Gurami Bioflok
Banjarmasin, INFO_PAS – Budidaya ikan gurami dengan sistem kolam bioflok digelar di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (3/3). Kegiatan ini jadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan.
Gurami dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang pasar yang menjanjikan. Sistem bioflok memungkinkan pengelolaan pakan dan kualitas air yang lebih efisien, sehingga pertumbuhan ikan tetap optimal meski lahan terbatas.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menjelaskan bahwa budidaya tersebut dirancang sebagai proses pembelajaran yang aplikatif.
“Budidaya gurami sistem bioflok ini menjadi sarana pembinaan kemandirian. Kami ingin Warga Binaan memiliki kemampuan teknis yang bisa diterapkan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menambahkan bahwa pengembangan SAE 2 diarahkan untuk menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata.
“Pembinaan harus memberi dampak. Melalui budidaya gurami ini, kami membangun produktivitas sekaligus menanamkan semangat kerja dan tanggung jawab kepada Warga Binaan,” tegasnya.
Salah satu Warga Binaan, HR, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Di sini saya belajar mulai dari cara merawat kolam sampai pemberian pakan yang benar. Kegiatan ini bikin saya lebih semangat karena merasa punya keterampilan yang bisa dipakai nanti setelah bebas,” ungkapnya.
Seluruh tahapan budidaya melibatkan Warga Binaan secara aktif, mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, hingga pemantauan pertumbuhan ikan. SAE 2 terus dikembangkan sebagai pusat kegiatan kerja yang produktif dan bernilai ekonomi di lingkungan Lapas Banjarmasin. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


