Awali 2026 dengan Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Tangerang Deklarasikan WBK/WBBM
Tangerang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang awali langkah Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 dengan gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (6/2). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, serta diikuti oleh seluruh jajaran struktural dan petugas.
Kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas sebagai simbol kesungguhan seluruh jajaran dalam membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Beni menegaskan Pembangunan ZI tidak hanya dipahami sebagai pemenuhan dokumen dan persyaratan administratif, tetapi harus menjadi gerakan perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan Lapas. Menurutnya, integritas adalah fondasi utama dalam membangun birokrasi yang kredibel. Tanpa integritas, profesionalisme hanya akan menjadi jargon, dan pelayanan publik kehilangan makna substansialnya.
“Pakta Integritas ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tetapi komitmen moral dan tanggung jawab pribadi kepada Tuhan. Apa yang kita kerjakan harus selaras antara hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kalapas mengingatkan agar seluruh petygas tidak memaknai kegiatan ini sebatas seremoni atau sekadar mengejar predikat WBK/WBBM. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah perubahan nyata dalam cara bekerja, bersikap, dan melayani.
“Yang dinilai bukan seberapa sibuk kita terlihat, tetapi seberapa jujur dan konsisten kita menjalankan amanah. Bukan banyaknya aktivitas, tetapi kualitas hasil kerja. Seragam kebanggaan ini harus dijaga marwahnya,” ujarnya.
Beni juga menegaskan integritas sejatinya diuji ketika tidak ada yang melihat. Meski tidak selalu diawasi oleh manusia, setiap tindakan aparatur tetap berada dalam pengawasan Tuhan Yang Maha Esa.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha, Rahardjo Sudharmono, menegaskan komitmen WBK/WBBM harus diimplementasikan secara konkret dalam setiap lini tugas administrasi dan pelayanan. “ZI bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi menjadi kewajiban seluruh pegawai, termasuk di bidang tata usaha. Mulai dari pengelolaan administrasi, keuangan, hingga layanan internal harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang menyimpang. WBK/WBBM tidak bisa dicapai secara instan. Ini adalah proses panjang yang membutuhkan keteladanan, pengawasan, dan kesadaran kolektif untuk terus memperbaiki diri,” ungkap Rahardjo.
Melalui Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama ini, Lapas Kelas I Tangerang meneguhkan tekad untuk terus memperkuat budaya kerja berintegritas, meningkatkan disiplin dan pengawasan internal, serta menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat dalam mendukung terwujudnya WBK/WBBM Tahun 2026. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Tangerang
What's Your Reaction?


