Bapas Ambon Terima 9 WBP Asimilasi di Rumah

Bapas Ambon Terima 9 WBP Asimilasi di Rumah

Ambon, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon menerima sembilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ambon yang mendapat Asimilasi di rumah, Senin (19/7). Masing-masing WBP yang menerima Asimilasi di rumah antara lain enam orang kasus narkotika berinisial MWL, HF, HP, KMM, YRU, dan GFP, satu orang kasus kecelakaan lalu lintas berinisial MRT, satu orang kasus penggelapan berinisial AKL, dan satu orang kasus pencurian berinisial LS.

 

Bertempat di halaman kantor Bapas Ambon, sembilan WBP tersebut diterima langsung oleh Kepala Bapas Ambon, Aminah Kilkoda, beserta Marthina Solilit selaku Kepala Subseksi (Kasubsi) Bimbingan Klien Dewasa, Nasir Nurdin selaku Kasubsi Bimbingan Anak, serta Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Asisten PK (APK). “Penerimaan WBP dari Lapas Ambon ini sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Seluruh WBP yang datang untuk lapor diri diarahkan untuk mencuci tangan, memakai hand sanitizer, menggunakan masker, dan duduk jaga jarak,” jelas Aminah.

 

Selain itu, ia mengucapakan selamat kepada seluruh WBP yang mendapatkan Asimilasi di rumah dan menekankan bahwa mereka bisa mendapatkan Asimilasi di rumah sebagai pencegahan penyebaran Coronavirus disease (COVID-19). “Kalian patut bersyukur di masa pandemi COVID-19 ini bisa menjalankan sisa masa pidana di luar dengan program Asimilasi di rumah. Saya berharap kalian semua bisa mengikuti dengan baik seluruh kegiatan pembimbingan dan pengawasan yang dilakukan PK Bapas Ambon sampai selesai,” pesan Aminah.

 

Hal senada disampaikan Marthina Solilit. Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa ini menerangkan Asimilasi di rumah merupakan kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI guna mencegah dan menanggulangi COVID-19 di lingkungan Pemasyarakatan.

 

“Kami berharap yang mendapatkan Asimilasi di rumah tetap menerapkan protokol kesehatan ketika kembali ke rumah dan yang lebih penting seluruh WBP wajib melapor pada PK/APK masing-masing selama masa pembimbingan dan pengawasan. Kalian juga wajib komunikasikan ketika pindah tempat tinggal atau berganti nomor ponsel,” pesan Marthina. (IR)

 

 

Kontributor: Ody S.

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0