Bapas Banjarmasin Berikan Layanan Pasca Rehab bagi Klien

Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Banjarmasin memberikan layanan pasca rehabilitasi terhadap klien bapas pada 9-12 November 2015 lalu. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Banjarmasin ini menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan. “Melalui kegiatan ini klien Bapas Banjarmasin bisa menjadi agen BNN dalam memberantas narkotika dan menyembuhkan para pecandunya,” kata Kepala Bapas Banjarmasin, Gidion Isa Pally. Sementara itu, Kepala BNNP Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Arnowo, menyebut berdasarkan hasil assessment, hampir separuh isi lembaga pemasyarakatan diisi oleh pecandu narkoba. “Maka dari itu, para pecandu wajib direhabilitasi agar bisa pulih sebagaimana amanat dari Pasal 54 UU No.35 Tahun 2009,” ujarnya. Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Selain mengikuti secara gratis, mereka juga mendapat bimbingan dan pencerahan dari pelbagai narasumber. Mereka tidak melewatkan kesem

Bapas Banjarmasin Berikan Layanan Pasca Rehab bagi Klien
Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Banjarmasin memberikan layanan pasca rehabilitasi terhadap klien bapas pada 9-12 November 2015 lalu. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Banjarmasin ini menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan. “Melalui kegiatan ini klien Bapas Banjarmasin bisa menjadi agen BNN dalam memberantas narkotika dan menyembuhkan para pecandunya,” kata Kepala Bapas Banjarmasin, Gidion Isa Pally. Sementara itu, Kepala BNNP Kalimantan Selatan, Kombes Pol. Arnowo, menyebut berdasarkan hasil assessment, hampir separuh isi lembaga pemasyarakatan diisi oleh pecandu narkoba. “Maka dari itu, para pecandu wajib direhabilitasi agar bisa pulih sebagaimana amanat dari Pasal 54 UU No.35 Tahun 2009,” ujarnya. Kegiatan ini disambut antusias oleh seluruh peserta. Selain mengikuti secara gratis, mereka juga mendapat bimbingan dan pencerahan dari pelbagai narasumber. Mereka tidak melewatkan kesempatan tersebut untuk melakukan tanya jawab dan menyampaikan keluh kesah mereka kepada para narasumber seperti yang dilakukan oleh salah satu peserta yang bernama Arif Rahman. “Setelah mengikuti rehabilitasi, saya mengharapkan adanya penyaluran, khusus kepada para mantan pecandu, untuk bekerja. Sebagai mantan narapidana dan pecandu, kami kesulitan untuk mencari kerja karena adanya stigma negatif dari masyarakat,” harapnya. (IR)     Kontributor: Humas Kanwil

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0