Bekal Keterampilan Usaha, Warga Binaan Rutan Rantau Produksi Keripik Singkong RuRa
Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau gelar kegiatan pembinaan kemandirian melalui pembuatan Keripik Singkong RuRa, Sabtu (6/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan di area kerja Rutan Rantau dan diikuti Warga Binaan yang telah ditunjuk sebagai pekerja dalam program pembinaan kemandirian.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Rutan Rantau tingkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan melalui pengembangan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi. Melalui program ini, Warga Binaan memperoleh kesempatan menambah pengalaman kerja sekaligus mengasah kemampuan kewirausahaan.
Warga Binaan terlibat langsung dalam setiap tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku singkong, penggorengan, hingga pengemasan Keripik Singkong RuRa. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pengawasan petugas guna pastikan proses pembinaan berjalan tertib, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan program pembinaan kemandirian menjadi sarana penting untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
“Kami berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Melalui pembuatan Keripik Singkong RuRa, mereka tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memahami proses produksi dan peluang usaha yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, petugas pengawas kegiatan, Noorhikmah, menjelaskan Warga Binaan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti kegiatan.
“Mereka mengikuti seluruh proses dengan baik dan penuh semangat. Kami terus memberikan pendampingan agar keterampilan yang diperoleh dapat berkembang secara optimal dan menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” ungkapnya.
Salah seorang Warga Binaan, YGI, mengaku memperoleh banyak manfaat dari program pembinaan kemandirian tersebut.
“Melalui kegiatan pembuatan Keripik Singkong RuRa ini, saya belajar banyak hal, mulai dari cara mengolah bahan baku hingga proses pengemasan produk. Kegiatan ini membuat saya lebih produktif dan memberikan pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nanti. Saya bersyukur diberikan kesempatan untuk mengikuti pembinaan seperti ini,” tutur YGI. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Rantau
What's Your Reaction?


