Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian, Lapas Tual Panen 22 Kg Sawi
Langgur, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual panen 22 kilogram sayur sawi sebagai hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan, Jumat (19/12). Panen ini menjadi wujud nyata optimalisasi pembinaan berbasis keterampilan pertanian di dalam lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), dengan memanfaatkan lahan kosong di dalam Lapas untuk kegiatan pertanian produktif.
“Panen sawi ini bukan sekadar menghasilkan bahan pangan, tetapi menjadi simbol keberhasilan pembinaan. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya menyelesaikan masa pidana, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal dan sumber penghidupan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Proses penanaman hingga panen dikawal langsung oleh jajaran Subseksi Kegiatan Kerja (Giatja). Kepala Subseksi Giatja Lapas Tual, L. Laitera, menjelaskan bahwa Warga Binaan dibekali pelatihan mulai dari pengolahan lahan terbatas, penyemaian bibit, hingga perawatan tanaman dengan metode ramah lingkungan.
“Kami memaksimalkan lahan yang tersedia di dalam Lapas. Melalui pendampingan rutin, Warga Binaan dilatih untuk disiplin, telaten, dan bertanggung jawab. Hasil panen sebagian dimanfaatkan untuk konsumsi internal dan sebagian lainnya dipasarkan ke masyarakat sekitar,” jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan pertanian di Lapas Tual mencerminkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
“Program ini menjadi contoh bagaimana pembinaan di Lapas dapat mendorong kemandirian ekonomi Warga Binaan sekaligus sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
Ke depan, kegiatan pertanian ini diharapkan terus dikembangkan dengan berbagai komoditas pangan lainnya, sehingga Lapas Tual tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang pelatihan keterampilan agribisnis yang mandiri dan berdaya guna. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tual
What's Your Reaction?


