Belajar Muatan Lokal, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Bahas Nilai Kehidupan Bermasyarakat
Karang Intan, INFO_PAS – Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan hadirkan pembelajaran Muatan Lokal di Ruang Belajar. Sebanyak 18 Warga Binaan Paket B dan 16 Warga Binaan Paket C ikuti pembelajaran tentang nilai budaya, kebersamaan, dan kehidupan bermasyarakat untuk menambah wawasan Warga Binaan, Rabu (19/8).
Petugas Lapas Narkotika Karang Intan, Rahmat Fahroni, berikan materi Muatan Lokal sebagai tutor Program Pendidikan Kesetaraan yang bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Kecamatan Karang Intan. Ia mengaitkan materi dengan nilai budaya dan kehidupan bermasyarakat yang dekat dengan keseharian peserta didik.
Pada pertemuan kali ini, Rahmat bahas berbagai nilai yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat, seperti gotong royong, kebersamaan, sopan santun, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan sikap saling menghargai. Melalui materi tersebut, peserta memahami bahwa budaya tidak hanya berkaitan dengan tradisi, tetapi juga tercermin melalui sikap dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Rahmat kemudian memberikan contoh penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan keluarga dan lingkungan masyarakat. Peserta turut menyampaikan pendapat serta pengalaman mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, menghargai perbedaan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Proses pembelajaran berlangsung interaktif melalui penjelasan materi, diskusi, tanya jawab, dan pembahasan berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta aktif menyampaikan pemikiran dan menghubungkan materi dengan perilaku yang dapat diterapkan selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke masyarakat.
Rahmat Fahroni mengatakan materi tersebut dapat membantu peserta memahami nilai-nilai yang penting dalam membangun hubungan sosial yang baik.
“Melalui pembelajaran Muatan Lokal, kami mengajak Warga Binaan memahami bahwa budaya juga tercermin dari sikap dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong, saling menghargai, tanggung jawab, dan kepedulian merupakan nilai yang dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Rahmat.
Salah satu peserta, Warga Binaan DS, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga sikap dan hubungan dengan orang lain.
“Pembelajaran hari ini membuat saya lebih memahami bahwa kebersamaan dan saling menghargai sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Saya mendapatkan pelajaran yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri,” ungkap DS.
Pembelajaran Muatan Lokal melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C turut beri ruang Warga Binaan untuk kembangkan pengetahuan sekaligus melatih kemampuan berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat peserta dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan sikap dan perilaku positif.
Melalui pendidikan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Karang Intan terus mendorong Warga Binaan mengisi masa pembinaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Pemahaman mengenai budaya, kebersamaan, tanggung jawab, dan kehidupan bermasyarakat diharapkan menjadi bekal untuk membangun hubungan sosial yang baik serta menjalani kehidupan yang lebih positif setelah kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


