Kanwil Ditjenpas Sultra Monitoring Rumdis dan Blok Hunian di Lapas dan Rutan Kendari
Kendari, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar monitoring dan evaluasi penggunaan rumah dinas serta kondisi blok hunian di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari, Senin (5/10). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta pengelolaan sarana dan prasarana Pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sultra, Wiwid Feriyanto Rahadian, yang melakukan monev di Rutan Kendari, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi secara langsung sekaligus memastikan jajaran menjalankan tugas sesuai standar.
Di Rutan Kendari, tim memeriksa 25 unit rumah dinas. Sebanyak 20 unit ditempati pegawai, sedangkan lima unit lainnya tidak layak huni. Rumah dinas yang ditempati juga tidak dimanfaatkan pihak lain dan perabotannya masih sesuai standar. Tim tidak menemukan pelanggaran dalam pemanfaatannya.
Tim kemudian mengecek delapan blok hunian yang dihuni 722 orang. Kondisi hunian mengalami kelebihan penghuni (overcrowding), tetapi secara umum masih cukup memadai dan tidak ditemukan blok maupun kamar yang tidak sesuai ketentuan.
Wiwid menegaskan kondisi overcrowding perlu menjadi perhatian bersama agar keamanan, ketertiban, pelayanan, dan pembinaan tetap berjalan dengan baik.
“Overcrowding merupakan salah satu tantangan yang harus kita kelola bersama. Meskipun demikian, kami mengapresiasi jajaran yang tetap berupaya menjaga kondisi hunian agar tetap aman dan tertib. Ke depan, pengawasan dan evaluasi harus terus dilakukan secara berkala sehingga setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” ungkap Wiwid.
Sementara itu, monitoring di Lapas Kendari dipimpin PKP Ahli Madya, Efendy Yulianto, selaku ketua tim. Tim mengecek rumah dinas pegawai, termasuk yang ditempati Kepala Lapas, dan memastikan seluruhnya dimanfaatkan langsung oleh pegawai dalam kondisi layak huni serta tanpa keistimewaan dalam pemanfaatannya.
Pengecekan dilanjutkan ke blok dan kamar hunian. Kondisi blok juga mengalami overcrowding, tetapi secara umum masih cukup memadai dan tidak ditemukan blok maupun kamar yang tidak sesuai ketentuan.
Efendy Yulianto menyampaikan bahwa pemeriksaan langsung penting untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di lapangan.
“Kami melakukan pengecekan secara menyeluruh, mulai dari rumah dinas hingga blok dan kamar hunian. Secara umum kondisi yang kami temukan cukup memadai dan tidak terdapat temuan blok atau kamar yang tidak sesuai ketentuan. Namun, persoalan overcrowding tetap menjadi perhatian yang perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak terhadap keamanan dan ketertiban,” jelas Efendy.
Monitoring dan evaluasi tersebut sekaligus jadi sarana penguatan kepada jajaran Lapas dan Rutan agar menjaga integritas, kedisiplinan, serta konsistensi dalam melaksanakan tugas. Kegiatan diakhiri dengan penguatan dan pengarahan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan kepada jajaran Lapas dan Rutan Kendari untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menjalankan tugas secara profesional sesuai ketentuan. (afn)
Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Sultra
What's Your Reaction?


