Berikan Layanan Terbaik, Rutan Lampung Terapkan Layanan Kunjungan Serba IT

Way Hui, INFO_PAS,- Sistem layanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung berubah. Layanan kunjungan atau besuk Warga Binaan di dalam Rutan seluruhnya sudah berbasis IT. Masyarakat kini bisa dengan mudah mengakses informasi pemasyarakatan. Perubahan itu mulai diterapkan pada tanggal 01 september 2018 dan sudah berlangsung dengan rapih dan tertib. "Dengan pelayanan berbasis IT, selain lebih praktis dan efektif, juga diharapkan tidak ada lagi keluhan atau protes dalam pengajuan Remisi dan sebagainya. Karena semua data terekam dengan jelas dan ada buktinya". Kata Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Roni Kurnia di Rutan Bandar Lampung, Selasa (30/10). Di Rutan Bandar Lampung sendiri, tercatat saat ini ada 1283 orang WBP. Setiap harinya pengunjung yang besuk rata2 berjumlah 200 orang. Padahal jam besuk hanya dari pukul 09.00 sd 12.00 WIB Menurut Roni, layanan kunjungan berbasis Informasi dan Teknologi (IT) ini adalah upay

Berikan Layanan Terbaik, Rutan Lampung Terapkan Layanan Kunjungan Serba IT
Way Hui, INFO_PAS,- Sistem layanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandar Lampung berubah. Layanan kunjungan atau besuk Warga Binaan di dalam Rutan seluruhnya sudah berbasis IT. Masyarakat kini bisa dengan mudah mengakses informasi pemasyarakatan. Perubahan itu mulai diterapkan pada tanggal 01 september 2018 dan sudah berlangsung dengan rapih dan tertib. "Dengan pelayanan berbasis IT, selain lebih praktis dan efektif, juga diharapkan tidak ada lagi keluhan atau protes dalam pengajuan Remisi dan sebagainya. Karena semua data terekam dengan jelas dan ada buktinya". Kata Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Roni Kurnia di Rutan Bandar Lampung, Selasa (30/10). Di Rutan Bandar Lampung sendiri, tercatat saat ini ada 1283 orang WBP. Setiap harinya pengunjung yang besuk rata2 berjumlah 200 orang. Padahal jam besuk hanya dari pukul 09.00 sd 12.00 WIB Menurut Roni, layanan kunjungan berbasis Informasi dan Teknologi (IT) ini adalah upaya untuk memperbaikidan memberikan pelayanan terbaik untuk publik. Untuk layanan kunjungan, pengunjung tinggal melakukan fingerprint, maka identitas mereka akan ter-print out di lembar kunjungan berikut foto dan identitas warga binaan yang akan dikunjungi. "Antrean kunjungan juga dilakukan dengan sistem komputerisasi sehingga tidak mungkin ada pungli pada layanan kunjungan". Sambung Roni. Untuk itu, dalam kunjungan pertama kali ke Rutan, keluarga maupun kerabat WBP akan di input datanya di Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) oleh petugas layanan kunjungan. Seperti foto, nama, Nomor Induk Kependudukan, alamat pengunjung, jenis kelamin, dan hubungan WBP (keluarga atau teman). ***   Kontributor: M. Butarbutar

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1