Besilak di SAE Lapas Tanjungpandan, 21 Siswa SDN 12 Badau Belajar Ketahanan Pangan
Belitung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan terima kunjungan edukatif 21 siswa SD Negeri 12 Badau melalui kegiatan Belajar, Eksplorasi, Silaturahmi di Lapas untuk Anak Kreatif (Besilak), Kamis (15/10). Bertempat di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Tanjungpandan, kegiatan ini mengenalkan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian kepada generasi muda melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Sebanyak 21 siswa hadir didampingi kepala sekolah dan para guru. Kegiatan ini jadi sarana edukasi untuk memperkenalkan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus mengajak peserta didik mengenal proses pertanian, budi daya lebah madu, serta produksi pangan yang dikembangkan Lapas Tanjungpandan sebagai bagian dari program pembinaan Warga Binaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan rombongan, dilanjutkan pengenalan lingkungan Pemasyarakatan serta program pembinaan kepribadian dan kemandirian. Suasana berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab berhadiah bagi tiga siswa yang berhasil menjawab pertanyaan.
Kepala Lapas Tanjungpandan, Muhammad Rolan, menyampaikan bahwa Besilak merupakan salah satu upaya hadirkan pembelajaran edukatif yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan Besilak, kami ingin memperkenalkan Pemasyarakatan secara lebih dekat kepada anak-anak dengan pendekatan yang edukatif, menyenangkan, dan mudah dipahami. Mereka tidak hanya mengenal tugas dan fungsi Lapas, tetapi juga belajar tentang ketahanan pangan, proses produksi, serta pentingnya keterampilan dan kemandirian. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat belajar sejak dini,” ujar Rolan.
Usai sesi pengenalan, rombongan menuju area SAE untuk melihat berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan Lapas Tanjungpandan. Di area pertanian, para siswa diperkenalkan dengan penanaman terung menggunakan bibit unggul melalui metode tanam dalam polibag. Mereka juga melihat langsung pengelolaan 300 batang tanaman terung sebagai bagian dari pemanfaatan lahan produktif.
Kunjungan berlanjut ke area budi daya lebah madu Trigona AOK BE. Di lokasi ini, para siswa dapat penjelasan mengenai budi daya lebah madu dan pemanfaatan hasilnya menjadi produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Lapas Tanjungpandan. Para siswa juga berkesempatan mencicipi madu Trigona dari koloni lebah yang dibudidayakan.

Salah seorang siswa, SN, mengaku tertarik dengan pengalaman belajar di area SAE, terutama saat melihat proses penanaman terung dan mencicipi madu Trigona secara langsung.
“Saya senang bisa datang ke Lapas dan belajar langsung di sini. Yang paling menarik bagi saya adalah melihat cara menanam terong dan mencoba madu dari lebah Trigona. Ternyata banyak hal baru yang bisa dipelajari, dan kegiatannya seru,” ungkap SN.
Selain area pertanian dan budi daya lebah, para siswa mengunjungi tempat produksi tahu dan tempe. Mereka diperkenalkan dengan pengolahan kedelai yang menjadi salah satu program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui kunjungan tersebut, peserta didik melihat bahwa pengolahan bahan pangan sehari-hari membutuhkan keterampilan, ketelitian, dan kedisiplinan.
Kepala SD Negeri 12 Badau, Martia Dwi Fatriani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena sekolah yang dipimpinnya mendapat kesempatan mengikuti Besilak di Lapas Tanjungpandan.
“Kami merasa bangga dan bersyukur SD Negeri 12 Badau terpilih untuk mengikuti kegiatan edukatif ini. Anak-anak mendapatkan kesempatan belajar secara langsung, melihat proses pertanian, mengenal budidaya lebah madu, hingga mengetahui proses pembuatan tahu dan tempe. Pengalaman seperti ini sangat berharga karena dapat menambah wawasan, membangun rasa ingin tahu, dan memberikan inspirasi bagi peserta didik,” ujarnya.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang menyajikan tempe goreng dan susu kedelai hasil olahan Lapas Tanjungpandan. Momen tersebut sekaligus memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian kepada para siswa dalam suasana akrab. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjungpandan
What's Your Reaction?


