Lapas Brebes Gelar Pembinaan Kerohanian bersama LDNU, Ajak Warga Binaan Perbaiki Diri

Lapas Brebes Gelar Pembinaan Kerohanian bersama LDNU, Ajak Warga Binaan Perbaiki Diri

Brebes, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes gelar pembinaan kerohanian bersama Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Brebes, Kamis (15/10). Kegiatan di Masjid At-Taubah Lapas Brebes ini diisi dengan pembacaan Nadhom Asmaul Husna dan penyuluhan agama bertema “4 Perkara Supaya Hidup Bahagia”.

Kegiatan tersebut jadi bagian dari pembinaan kepribadian Warga Binaan untuk memperkuat keimanan, membangun kesadaran moral, dan menumbuhkan semangat memperbaiki diri. Pembinaan ini tegaskan bahwa proses Pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan menjalani masa pidana, tetapi juga memberi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan diri.

Melalui lantunan Nadhom Asmaul Husna, Warga Binaan diajak mengenal dan menghayati nama-nama Allah Swt. sebagai upaya mendekatkan diri kepada-Nya. Kegiatan ini juga jadi kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup dan memperkuat keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah.

Dalam penyuluhan bertema “4 Perkara Supaya Hidup Bahagia”, Ust. Didi Nurdiansyah ajak Warga Binaan memahami bahwa kebahagiaan tidak semata-mata ditentukan oleh harta, kedudukan, atau keadaan hidup yang menyenangkan. Kebahagiaan juga tumbuh dari kedekatan dengan Allah Swt., rasa syukur, kesabaran menghadapi ujian, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Ust. Didi menyampaikan bahwa kesulitan bukan alasan untuk berhenti berharap. Sebaliknya, setiap ujian dapat menjadi kesempatan untuk belajar lebih sabar, ikhlas, dan bijaksana dalam menentukan langkah ke depan.

“Kebahagiaan sejati bukan berarti hidup tanpa ujian, melainkan bagaimana kita tetap menjaga iman, bersyukur atas nikmat Allah, bersabar ketika menghadapi kesulitan, dan mau memperbaiki diri. Masa lalu memang tidak bisa diubah, tetapi kita masih memiliki kesempatan untuk menentukan langkah yang lebih baik mulai hari ini. Jangan berhenti berharap pada rahmat Allah Swt., karena setiap niat baik dan usaha untuk berubah adalah bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih bermakna,” tutur Ust. Didi Nurdiansyah.

Pesan tersebut diharapkan mendorong Warga Binaan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai bahan introspeksi dan motivasi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Dengan memperkuat keimanan, menumbuhkan rasa syukur, dan membiasakan perilaku positif, Warga Binaan diharapkan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih bermakna.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Bachtiar Oktaffiandi, menegaskan pentingnya pembinaan kerohanian dalam mendukung perubahan perilaku dan pembentukan karakter Warga Binaan.

“Pembinaan kerohanian menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat keimanan, menata kembali tujuan hidup, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dalam keseharian, sehingga menjadi bekal positif selama menjalani pembinaan hingga kembali ke tengah masyarakat,” ujar Bachtiar.

Kolaborasi Lapas Brebes dengan LDNU Kabupaten Brebes diharapkan dapat memperkaya pembinaan melalui pendekatan spiritual dan kemanusiaan. Dukungan lembaga keagamaan juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai moral dan mempersiapkan Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Brebes

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0