Menggunting Rambut, Menata Masa Depan, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Asah Keterampilan
Karang Intan, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembangkan keterampilan Warga Binaan melalui Barbershop Laskarin. Di tempat ini, Warga Binaan belajar memangkas rambut sekaligus memperoleh pengalaman melayani pelanggan, Kamis (15/10).
Di bengkel kerja, Warga Binaan jalankan aktivitas pangkas rambut dengan memperhatikan kerapian hasil potongan dan kebutuhan pelanggan. Mulai dari menyiapkan peralatan, menentukan model rambut, hingga menjaga kebersihan area kerja, setiap tahapan menjadi bagian dari proses pembelajaran langsung.
Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga melatih kebiasaan kerja yang positif. Warga Binaan belajar bekerja secara teliti, disiplin, bertanggung jawab terhadap peralatan, serta membangun komunikasi yang baik saat melayani pelanggan.
Wakil Kepala Regu Pengamanan I, Ahmad Bakrie, menyampaikan bahwa Barbershop Laskarin jadi sarana bagi Warga Binaan untuk kembangkan potensi diri melalui praktik kerja. Keterampilan yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan memangkas rambut sekaligus belajar bertanggung jawab dalam bekerja. Kami berharap mereka dapat mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, menjaga ketertiban, serta terus meningkatkan kemampuan agar nantinya bisa dimanfaatkan sebagai bekal untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri,” ujar Ahmad Bakrie.
Keberadaan Barbershop Laskarin memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengenal dunia kerja di bidang jasa pangkas rambut. Pengalaman melayani pelanggan dan menyesuaikan hasil potongan dengan kebutuhan mereka turut mengasah keterampilan dan membangun kepercayaan diri.
Salah seorang Warga Binaan, YN, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk belajar melalui praktik langsung. Ia merasa terbantu karena dapat melatih kemampuan memangkas rambut sekaligus memahami pentingnya pelayanan yang baik.
“Saya bisa belajar memangkas rambut sambil langsung mempraktikkannya. Dari kegiatan ini, saya jadi lebih memahami cara membuat potongan yang rapi, menggunakan peralatan dengan benar, dan melayani pelanggan. Saya berharap keterampilan ini semakin berkembang dan bisa menjadi modal untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha setelah bebas nanti,” ungkap YN. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


