Bidan Rutan Perempuan Surabaya Pastikan Kondisi Ibu dan Bayi Pascapersalinan

Bidan Rutan Perempuan Surabaya Pastikan Kondisi Ibu dan Bayi Pascapersalinan

Sidoarjo, INFO_PAS – Pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan terus diberikan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya, termasuk kepada ibu dan anak bawaan yang membutuhkan perhatian khusus. Hal tersebut dilakukan Bidan Rutan, Firmianisa, saat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Warga Binaan berinisial L yang baru kembali dari rumah sakit bersama bayinya, Rabu (7/10),

L sebelumnya menjalani persalinan melalui operasi sesar di RSUD Notopuro. Setelah menyelesaikan perawatan di rumah sakit, L kembali ke Rutan bersama bayi perempuan yang dilahirkannya. Keduanya kemudian ditempatkan di kamar kelompok rentan khusus ibu dan anak yang berada di blok hunian.

Selanjutnya, Firmianisa melakukan skrining kesehatan terhadap L dan bayinya. Pemeriksaan terhadap L dilakukan dengan memperhatikan kondisi pascaoperasi, sementara pemeriksaan bayi mencakup kondisi umum serta kebutuhan dasar bayi. Selain pemeriksaan, Firmianisa juga memberikan edukasi kepada L mengenai perawatan diri setelah persalinan dan perawatan bayi.

“Dalam masa pemulihan setelah operasi sesar, ibu perlu memperhatikan kondisi tubuh dan mengikuti anjuran perawatan. Kami juga mengingatkan agar ibu segera menyampaikan kepada petugas apabila merasakan keluhan tertentu. Untuk bayinya, pemantauan dilakukan secara rutin agar setiap perubahan kondisi segera diketahui,” ujar Firmianisa.

Pemantauan selanjutnya akan dilakukan secara berkala oleh petugas kesehatan Rutan. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Rutan akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan.

L mengapresiasi perhatian yang diberikan petugas sejak dirinya kembali dari rumah sakit. Menurutnya, keberadaan petugas kesehatan membuat dirinya lebih nyaman dalam menjalani masa pemulihan sekaligus merawat bayinya di Rutan.

“Setelah kembali dari rumah sakit, saya langsung diperiksa dan diberi arahan tentang apa yang harus dilakukan setelah operasi. Saya juga merasa terbantu karena bayi saya ikut diperhatikan,” ungkap L.

Penempatan ibu dan bayi pada kamar kelompok rentan menjadi upaya Rutan Perempuan Surabaya dalam memberikan layanan yang memperhatikan kebutuhan khusus Warga Binaan. Fasilitas tersebut memberikan ruang bagi ibu untuk menjalani masa pemulihan sekaligus memenuhi kebutuhan perawatan bayinya.

Melalui pemeriksaan, pemantauan, dan edukasi kesehatan, Rutan Perempuan Surabaya berupaya memastikan kebutuhan kesehatan Warga Binaan tetap terpenuhi, termasuk bagi ibu pascapersalinan dan bayi yang berada dalam pengasuhannya. Langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan humanis dan responsif terhadap kebutuhan Warga Binaan dengan tetap memperhatikan kondisi khusus kelompok rentan di lingkungan Rutan. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0