Rutan Kolaka Latih Warga Binaan Meracik Kopi, Siapkan Bekal Usaha Setelah Bebas
Kolaka, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kolaka terus kembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Kali ini, Rutan Kolaka gelar pelatihan barista dan pengolahan kopi bagi puluhan Warga Binaan sebagai bekal keterampilan setelah bebas, Jumat (9/10).
Pelatihan ini dirancang untuk memberi pengetahuan dasar hingga teknik profesional dalam mengolah biji kopi lokal. Materi yang diberikan meliputi pengenalan karakteristik biji kopi, teknik pemanggangan (roasting), penyeduhan manual (manual brew), penggunaan mesin espresso, hingga seni menyajikan kopi (latte art).
Kepala Rutan Kolaka, Bambang Punto Herdiyanto, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan ini dipilih dengan melihat pesatnya perkembangan industri kedai kopi (coffee shop) dan peluang kerja di bidang kuliner.
"Kami ingin memastikan waktu yang dihabiskan Warga Binaan di dalam Rutan terisi dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Pelatihan barista ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan memberikan keahlian praktis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang kerja luas di luar sana," ujar Bambang.
Antusiasme terlihat dari para Warga Binaan yang mengikuti pelatihan. Salah seorang Warga Binaan, S (25), mengaku bersyukur mendapat kesempatan tersebut selama menjalani masa pidana.
"Jujur, awalnya saya sama sekali tidak paham cara meracik kopi yang benar. Lewat pelatihan ini, saya jadi tahu dari dasar, mulai dari takaran gramasi, suhu air, sampai cara membuat latte art. Ini jadi modal besar dan membakar semangat saya untuk membuka kedai kopi sendiri setelah bebas nanti," ungkap S.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, Rutan Kolaka berharap para peserta memiliki kepercayaan diri dan kesiapan untuk membuka usaha mandiri atau bekerja di industri kuliner setelah selesai menjalani masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Kolaka
What's Your Reaction?


