Petakan Kebutuhan Warga Binaan, Rutan Sinjai Gelar Asesmen Rehabilitasi dan Reedukasi
Sinjai, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sinjai gelar asesmen kelayakan dan penempatan program rehabilitasi serta reedukasi berbasis ketahanan pangan bagi Warga Binaan pengguna NAPZA, Kamis (8/10).
Sebanyak 11 Warga Binaan ikuti asesmen untuk memetakan kebutuhan mereka agar program pembinaan sesuai dengan kondisi dan kriteria yang telah ditetapkan.
Asesmen melibatkan tim asesor, tim medis, Wali Pemasyarakatan, serta tim dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Watampone. Penilaian menggunakan instrumen asesmen untuk memperoleh gambaran kondisi dan kebutuhan Warga Binaan sebagai dasar penentuan kelayakan mengikuti program rehabilitasi atau reedukasi.
Kepala Rutan Sinjai, Darman Syah, menyampaikan bahwa asesmen penting untuk memastikan pembinaan tepat sasaran sekaligus mengedepankan layanan berbasis hak asasi manusia (HAM).
“Setiap Warga Binaan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, asesmen ini penting agar program pembinaan diberikan secara tepat, dengan tetap menghormati hak dan martabat setiap Warga Binaan,” ujar Darman.
Salah seorang Warga Binaan, S, berharap program ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
“Saya berharap bisa mengikuti pembinaan dengan baik, memperbaiki diri, dan mendapatkan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Rutan Sinjai berharap pembinaan yang terarah dan menghormati hak Warga Binaan dapat mendukung proses pemulihan, perubahan perilaku, serta kesiapan mereka untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Sinjai
What's Your Reaction?


