Bimbingan Kepribadian Perkuat Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan di Bulan Ramadan
Ambon, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon laksanakan bimbingan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan dalam momentum bulan suci Ramadan, Senin (23/2). Kegiatan ini jadi bagian dari upaya pembimbingan berkelanjutan guna perkuat kesiapan mental, spiritual, dan sosial Klien dalam jalani proses reintegrasi di tengah masyarakat.
Bimbingan diisi dengan refleksi diri serta sesi konseling yang dipandu langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK). Pembimbing Kemasyarakatan, Yeseska Tuapetel, dalam arahannya menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri.
“Sebagai Klien yang sedang menjalani proses integrasi, jadikan bulan suci ini sebagai sarana introspeksi dan memperbaiki diri. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat iman, memperbaiki sikap, serta menumbuhkan komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ujar Yeseska.
Ia menambahkan bahwa bimbingan kepribadian tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga pembentukan karakter, pengendalian emosi, serta peningkatan tanggung jawab sosial.
“Perubahan yang kuat harus dimulai dari dalam diri. Ketika pola pikir dan sikap sudah berubah, maka proses reintegrasi sosial akan berjalan lebih baik dan diterima oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapas Ambon, Ellen M. Risakotta, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan fondasi utama dalam sistem Pemasyarakatan.
“Bimbingan kepribadian menjadi dasar penting dalam proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan setiap Klien tidak hanya bebas secara administratif, tetapi juga siap secara mental, moral, dan sosial untuk kembali ke lingkungan masyarakat,” ungkap Ellen.
Menurutnya, bulan Ramadan memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan karena sarat dengan nilai kesabaran, pengendalian diri, dan keikhlasan.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk memperkuat nilai spiritual Klien agar mereka memiliki pegangan hidup yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” lanjutnya.
Salah satu Klien, MT, mengaku kegiatan tersebut memberikan motivasi dan semangat baru bagi dirinya.
“Saya merasa lebih tenang dan termotivasi setelah mengikuti bimbingan ini. Saya ingin benar-benar berubah dan membuktikan kepada keluarga serta masyarakat bahwa saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” tutur MT.
Melalui kegiatan bimbingan kepribadian ini, Bapas Ambon berharap para Klien Pemasyarakatan mampu menjadikan bulan suci Ramadan sebagai titik awal perubahan positif sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Ambon
What's Your Reaction?


