Bukan Sekadar Berkebun, Bapas Luwuk Petik Hasil Program Ketahanan Pangan
Luwuk, INFO_PAS - Pemanfaatan lahan di lingkungan kantor menjadi langkah sederhana yang memberikan hasil nyata. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Luwuk kembali petik hasil dari program ketahanan pangan dengan panen sebanyak tiga kilogram cabai pada Rabu (21/10) sebagai upaya mengoptimalkan lahan kantor agar lebih produktif.
Panen dilakukan oleh Kepala Bapas Luwuk, La Ode Muhamad Masrul, bersama jajaran struktural, petugas, dan peserta magang. Kegiatan tersebut menunjukkan lahan yang tersedia di lingkungan kantor dapat dimanfaatkan optimal untuk mendukung kegiatan pertanian produktif sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap ketahanan pangan.
Bagi Bapas Luwuk, kebun kantor tidak sekadar menjadi tempat menanam dan memanen hasil pertanian, tetapi juga merupakan sarana untuk membangun budaya kerja yang produktif. Melalui kegiatan berkebun, petugas dan peserta magang terlibat langsung dalam proses perawatan tanaman, mulai dari penanaman, penyiraman, pemeliharaan, hingga panen.
"Pemanfaatan lahan di lingkungan kantor ini menjadi salah satu upaya kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Dengan melibatkan petugas dan peserta magang, kami berharap kegiatan ini menumbuhkan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap ketahanan pangan. Kami juga ingin menunjukkan lahan yang terbatas tetap dapat memberikan hasil apabila dikelola dengan baik dan konsisten,” ungkap La Ode.
Salah satu peserta magang, Rika, mengatakan selain mendapatkan pelatihan kerja secara langsung didunia kerja, ia juga mendapatkan pengetahuan tambahan terhadap ketahanan pangan. "Kami sangat bersyukur mendapatkan pengetahuan tambahan di luar keterampilan dunia kerja secara langsung. Kami juga mempelajari pengetahuan baru tentang pemanfaatan lahan yang ada untuk digunakan untuk menanam tanaman produktif sehingga memungkinkan kami mempraktekannya di rumah masing-masing," ujarnya.
Bapas Luwuk berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan kantor melalui program ketahanan pangan yang melibatkan petugas dan peserta magang. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dikembangkan berkelanjutan sehingga meningkatkan produktivitas lingkungan kerja, mendukung ketahanan pangan, serta memperkuat budaya kerja kolaboratif dan berorientasi pada hasil. (IR)
Kontributor: Bapas Luwuk
What's Your Reaction?


