Bukan Sekadar Bisa Bekerja, Warga Binaan Lapas Batulicin Dilatih Berani Berbicara
Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin melalui program Senin Sharing latih Warga Binaan untuk berani menyampaikan pengalaman, ide, dan pengetahuan di hadapan orang lain, Senin (24/8). Kegiatan ini menjadi pembinaan kemandirian yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan kerja, tetapi juga membangun kemampuan komunikasi sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Batulicin dengan melibatkan tiga unit kerja bidang kemandirian. Ketiga unit tersebut, yakni kebun dalam, produksi telur asin, dan pemeliharaan bebek petelur yang masing-masing mendapat kesempatan mempresentasikan aktivitas kerja selama satu pekan terakhir.
Setiap perwakilan menyampaikan pengalaman yang diperoleh selama menjalankan tugas di unit kerjanya. Paparan tersebut tidak hanya memberikan wawasan baru bagi Warga Binaan dari unit kerja lain, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk membangun keberanian berbicara secara terstruktur di hadapan khalayak.
Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan, mengatakan kemampuan berkomunikasi merupakan bagian penting dari pembentukan keterampilan Warga Binaan. Senin Sharing memberikan kesempatan untuk mengubah pengalaman kerja menjadi pengetahuan yang dapat dibagikan sekaligus melatih keberanian berbicara di depan orang lain.
“Warga Binaan tidak hanya belajar bekerja, tetapi juga belajar menjelaskan apa yang mereka kerjakan kepada orang lain. Pembiasaan ini penting karena kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan yang akan mereka perlukan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Harry.
Program Senin Sharing juga dirancang agar pengalaman kerja tidak berhenti pada kemampuan praktik. Warga Binaan didorong menguasai bidang yang digeluti sekaligus mampu menjelaskan proses, kendala, dan hasil pekerjaannya sehingga terbentuk kebiasaan berkomunikasi yang menjadi bekal ketika kembali ke lingkungan masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan berinisial P mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru karena sebelumnya belum terbiasa berbicara di hadapan banyak orang. Ia mendapatkan motivasi untuk terus belajar menyampaikan pengetahuan dan pengalaman dengan lebih percaya diri.
“Sebelumnya, saya belum pernah mendapatkan kesempatan seperti ini untuk berbicara dan menjelaskan pekerjaan di depan banyak orang. Di sini saya mulai belajar untuk berani berbicara, menyusun apa yang ingin disampaikan, dan berharap kemampuan ini bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” harap P.
Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mendukung pelaksanaan Senin Sharing sebagai pembinaan yang mengembangkan kemampuan Warga Binaan secara lebih menyeluruh. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi kesiapan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.
“Pembinaan harus membangun lebih dari sekadar kemampuan bekerja. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan, wawasan, sekaligus keberanian untuk berkomunikasi dan menyampaikan apa yang mereka ketahui sehingga bekal yang diperoleh di Lapas menjadi perjalanan menuju masa depan yang lebih cerah,” tegas Thoha.
Melalui Senin Sharing, BLK Lapas Batulicin terus mengembangkan pembinaan yang menghubungkan keterampilan kerja dengan kemampuan komunikasi. Pembiasaan berbagi pengetahuan tersebut diharapkan membangun kepercayaan diri Warga Binaan sekaligus memperkuat kesiapan mereka untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


