Cegah Narkoba, Lapas Perempuan Malang Rutin Gelar Tes Urine Warga Binaan dan Petugas
Malang, INFO_PAS – Upaya cegah penyalahgunaan narkoba terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang. Jumat (4/9), Lapas Perempuan Malang gelar tes urine terhadap 15 Warga Binaan dan 5 petugas sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus memastikan lingkungan Pemasyarakatan tetap aman dan bersih dari narkoba. Tes urine dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan petugas dan tenaga kesehatan.
Warga Binaan yang mengikuti tes urine dipilih secara acak dari lima blok hunian. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif dan menjangkau Warga Binaan di berbagai blok hunian.
Petugas Kamtib Lapas Perempuan Malang, Wulan Permatasari, mengatakan tes urine dilaksanakan rutin satu minggu sekali.
“Kegiatan tes urine ini kami laksanakan secara rutin satu minggu sekali sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Perempuan Malang,” ujar Wulan.
Sementara itu, Dokter Lapas Perempuan Malang, Sri Wardani, menjelaskan bahwa pemeriksaan berkala juga jadi sarana membangun kesadaran Warga Binaan agar tidak melakukan tindakan yang dapat melanggar aturan.
“Dengan kegiatan seperti ini, secara tidak langsung kami memberikan pemahaman kepada Warga Binaan agar menanamkan rasa takut dan tidak mencoba-coba hal-hal yang dapat melanggar keamanan dan ketertiban,” jelas Sri.
Pelaksanaan tes urine secara rutin diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus membangun kedisiplinan Warga Binaan dan petugas. Langkah ini merupakan komitmen Lapas Perempuan Malang ciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.
Hingga pelaksanaan tes urine kali ini, tidak ditemukan hasil yang menunjukkan adanya Warga Binaan maupun petugas yang menggunakan atau mengonsumsi zat terlarang. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan konsistensi Lapas Perempuan Malang dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan narkoba. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang
What's Your Reaction?


