Cegah Risiko Penularan dan Diskriminasi, Lapas Tabanan Edukasi Warga Binaan Penyakit HIV/AIDS

Cegah Risiko Penularan dan Diskriminasi, Lapas Tabanan Edukasi Warga Binaan Penyakit HIV/AIDS

Tabanan, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan perkuat pelayanan kesehatan Warga Binaan melalui kegiatan edukatif dan preventif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS yang dilaksanakan di Aula Candra Prabhawa, Kamis (5/2).

Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman Warga Binaan mengenai HIV/AIDS sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menghindari perilaku berisiko serta menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Kegiatan disampaikan langsung oleh tim Klinik Lapas Tabanan yang terdiri atas dokter dan perawat.

Materi penyuluhan meliputi pengertian HIV/AIDS, penyebab, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya membangun sikap empati terhadap ODHIV. Tim medis menekankan bahwa yang perlu dihindari adalah virusnya, bukan orang yang mengidapnya.

Perawat Lapas Tabanan, Deby, menjelaskan bahwa HIV ditularkan melalui cairan tubuh tertentu, seperti darah, cairan kelamin, dan air susu ibu (ASI). “Pemahaman yang benar mengenai cara penularan HIV sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman yang memicu ketakutan dan stigma,” jelasnya.

Sementara itu, Dokter Lapas Tabanan, Luh Putu Tresnadewi, menyampaikan bahwa HIV/AIDS merupakan kondisi yang dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat. “ODHIV dapat menjalani kehidupan secara normal dengan mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) secara rutin untuk menekan perkembangan virus di dalam tubuh,” terangnya.

Salah satu Warga Binaan, Gusti, mengaku memperoleh pemahaman baru dari kegiatan tersebut. “Sekarang saya lebih mengerti bahwa ODHIV tidak perlu dijauhi, tetapi justru dirangkul dan diberi dukungan agar tetap semangat menjalani hidup,” ungkapnya.

Lapas Tabanan berharap Warga Binaan memiliki pengetahuan yang benar tentang HIV/AIDS, mampu menerapkan perilaku hidup sehat, serta menumbuhkan sikap empati dan kepedulian terhadap sesama tanpa stigma negatif. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0