Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Sulap Bungkus Semen Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Sulap Bungkus Semen Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomi

Tangerang, INFO_PAS - Siapa sangka, bungkus semen bekas yang selama ini hanya dianggap sebagai limbah, di tangan kreatif Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang justru bertransformasi menjadi produk kerajinan bernilai guna dan memiliki potensi ekonomi. Melalui program pembinaan kemandirian di bengkel kerja handicraft, Warga Binaan membuktikan kreativitas lahir dari kepekaan melihat peluang di sekitar dengan mengolah material sisa menjadi karya bermanfaat.

Dengan ketelatenan, keterampilan, dan semangat untuk terus belajar, bungkus semen bekas diolah menjadi aneka produk, seperti miniatur kapal, becak, tempat tisu, hingga berbagai kerajinan fungsional lainnya yang menarik, kuat, dan memiliki daya jual. Dari tangan-tangan kreatif para Warga Binaan, material yang sebelumnya dianggap sampah, kini memiliki kehidupan baru dan manfaat yang lebih besar.

Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Dede Ukmartalaksana, menjelaskan program ini merupakan upaya pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan pola pikir kreatif dan produktif. "Kami ingin Warga Binaan memiliki kemampuan untuk melihat peluang dari apa yang ada di sekitar mereka. Mereka belajar bahwa barang yang semula dianggap limbah pun dapat diolah menjadi produk yang bernilai, bahkan memiliki potensi ekonomi. Ini menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke tengah masyarakat nanti," ujarnya, Rabu (29/7).

Lebih dari sekadar aktivitas pelatihan kerja, program ini menjadi bukti pembinaan di Lapas Kelas I Tangerang mampu mendorong Warga Binaan untuk berpikir adaptif dan inovatif. Mereka tidak hanya diajarkan cara membuat produk, tetapi juga diajak memahami proses, nilai, dan peluang yang lahir dari kreativitas.

Salah satu Warga Binaan berinisial J mengaku awalnya tidak pernah membayangkan limbah di sekitarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai. "Awalnya saya lihat bungkus semen ini cuma sampah biasa. Setelah tahu, ternyata bisa dibuat jadi kerajinan yang bagus dan berguna. Saya jadi banyak belajar ternyata dari hal sederhana pun bisa jadi sesuatu yang bermanfaat," ungkapnya.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, pemanfaatan limbah bungkus semen ini juga menjadi langkah nyata dalam membantu mengurangi volume sampah di lingkungan Lapas. Melalui konsep penggunaan kembali dan pengolahan kreatif, tumbuh kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana, namun berdampak nyata.

Setiap karya yang dihasilkan bukan sekadar produk kerajinan, melainkan cerminan proses pembinaan yang memberi ruang bagi perubahan. Dari material yang semula dianggap tak bernilai, lahir karya yang membawa manfaat, harapan, dan peluang baru. Inilah makna pembinaan yang terus dibangun di Lapas Kelas I Tangerang dalam membentuk Warga Binaan menjadi pribadi yang mandiri, kreatif dan peduli terhadap lingkungan, serta siap kembali hadir sebagai bagian yang produktif di tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0