Dari Dapur Pembinaan, Warga Binaan Lapas Kotabaru Hasilkan Kacang Disco

Dari Dapur Pembinaan, Warga Binaan Lapas Kotabaru Hasilkan Kacang Disco

Kotabaru, INFO_PAS — Aroma gurih dari proses pengolahan kacang disco kembali memenuhi area kegiatan kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Selasa (30/06). Di balik setiap kemasan yang dihasilkan, tersimpan proses pembelajaran yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan, pengalaman kerja, sekaligus semangat untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.

Produksi kacang disco dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pelapisan bumbu, penggorengan, hingga pengemasan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas pembina kemandirian guna memastikan kualitas produk tetap terjaga dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Pembina Kemandirian Lapas Kotabaru, Icho Marselawati, mengatakan kegiatan produksi menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah bebas. “Kami ingin Warga Binaan tidak hanya terampil menghasilkan produk, tetapi juga memiliki disiplin dan etos kerja yang baik sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” terangnya.

Selain menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memahami pentingnya disiplin, ketelitian, kerja sama, dan tanggung jawab dalam setiap proses produksi. Hasil penjualan produk turut memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak serta menjadi dasar pemberian premi bagi Warga Binaan yang aktif mengikuti kegiatan kerja.

Salah seorang Warga Binaan berinisial M mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. “Saya senang bisa belajar membuat produk yang bernilai jual. Ilmu ini menjadi bekal yang ingin saya manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Program pembinaan ini juga merupakan implementasi Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM. Melalui pembinaan kemandirian yang dilaksanakan berkelanjutan, Lapas Kotabaru terus menghadirkan program produktif dan bernilai manfaat. Dari setiap proses produksi, tidak hanya lahir produk berkualitas, tetapi juga tumbuh keterampilan, karakter, dan harapan baru bagi Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0