Dari Iqra hingga 30 Juz, 45 Warga Binaan Lapas Kelas I Madiun Wisuda Santri Tahap Ketiga
Madiun, INFO_PAS - Sebanyak 45 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun ikuti wisuda santri tahap ketiga dalam program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an, Sabtu (25/4). Kegiatan bertema “Dari Iqra hingga 30 Juz” ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan keagamaan yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas Kelas I Madiun.
Prosesi wisuda dilaksanakan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai. Warga Binaan yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran, mulai dari Iqra, hafalan Juz 30, hingga hafalan 30 juz Al-Qur’an, satu per satu dipanggil untuk menerima penghargaan atas pencapaian mereka.
Andi menyampaikan apresiasi atas semangat dan ketekunan Warga Binaan dalam mengikuti program tersebut. Ia menegaskan pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter.
“Kami sangat bangga atas capaian ini. Dari yang awalnya belum bisa membaca Al-Qur’an, kini mampu, bahkan menghafal hingga 30 juz. Ini adalah hasil dari kesungguhan dan komitmen luar biasa. Harapan kami, ilmu yang diperoleh tidak berhenti di sini, tetapi terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal kembali ke hasyarakat,” harap Andi.
Perwakilan Warga Binaan, PA, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. “Kami merasa mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Program ini sangat berarti bagi kami, karena tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membimbing kami memperbaiki diri,” ungkapnya.
Momen wisuda ini makin istimewa dengan kehadiran keluarga Warga Binaan yang turut menyaksikan langsung pencapaian tersebut. Kehadiran mereka memberikan dukungan moral sekaligus menjadi penyemangat bagi para wisudawan untuk terus memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Khoirur Rozikin yang mengingatkan pentingnya menjaga istiqamah dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang menambah suasana haru dan penuh makna. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Madiun
What's Your Reaction?


