Dari Racikan Sabun Jadi Peluang Usaha, Bapas Jakpus Bekali Klien Keterampilan Produktif
Jakarta, INFO_PAS – Membuka peluang kemandirian dapat dimulai dari keterampilan sederhana yang memiliki nilai ekonomi. Semangat inilah yang dihadirkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat melalui pelatihan pembuatan sabun bagi Klien Pemasyarakatan di Griya Abhipraya Surya Kencana, Selasa (3/11).
Sebanyak 15 Klien Pemasyarakatan mengikuti kegiatan yang dipandu oleh Zaky Aulia, Owner Sabun Celesta. Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan bahan, alat, serta tahapan pembuatan sabun hingga menghasilkan produk yang siap ditampilkan.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para Klien antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses meracik hingga melihat hasil akhir produk sabun yang mereka buat sendiri. Metode pembuatan yang relatif sederhana juga menjadi daya tarik karena dapat diterapkan kembali dalam skala industri rumahan.
Kepala Bapas Jakarta Pusat, Pahrudin Saputra, mengapresiasi antusiasme para Klien dalam mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, keterampilan produktif perlu terus didorong agar Klien memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan setelah kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
“Pelatihan seperti ini menjadi salah satu upaya untuk membekali Klien dengan keterampilan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, tetapi dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan yang mandiri,” ujar Pahrudin.
Sementara itu, instruktur Zaky Aulia menjelaskan proses pembuatan sabun dapat dipelajari secara bertahap dan tidak selalu membutuhkan proses yang rumit. Dengan memahami komposisi bahan dan mengikuti tahapan pembuatan secara tepat, keterampilan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan.
“Pembuatan sabun ini cukup sederhana untuk dipelajari. Jika sudah memahami proses dan takarannya, keterampilan ini bisa dikembangkan lebih lanjut, bahkan menjadi peluang usaha dengan produk yang dapat dipasarkan,” jelas Zaky.
Salah satu peserta berinisial DKA senang mengikuti pelatihan tersebut. Baginya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus pengetahuan yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan.
“Awalnya saya belum tahu bagaimana cara membuat sabun. Setelah mengikuti pelatihan, ternyata prosesnya bisa dipelajari dan hasilnya juga menarik. Semoga keterampilan ini bisa saya praktikkan kembali dan suatu saat menjadi peluang untuk mendapatkan penghasilan,” harap DKA.
Melalui pelatihan ini, Bapas Jakarta Pusat berharap Klien Pemasyarakatan makin terbuka terhadap berbagai peluang pengembangan diri. Keterampilan yang dipelajari ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun usaha, memperoleh penghasilan, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri. (IR)
Kontributor: Bapas Jakarta Pusat
What's Your Reaction?


