Kreativitas Hasilkan Karya, Warga Binaan Lapas Palu Olah Fiberglass Jadi Tempat Sampah

Kreativitas Hasilkan Karya, Warga Binaan Lapas Palu Olah Fiberglass Jadi Tempat Sampah

Palu, INFO_PAS – Mengembangkan keterampilan jadi salah satu langkah penting bagi Warga Binaan untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, pembinaan kemandirian melalui pembuatan tempat sampah berbahan fiberglass memberi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar dan menghasilkan produk yang bermanfaat.

Pada Selasa (3/11), Warga Binaan terlibat dalam proses pembuatan tempat sampah, mulai dari pengolahan bahan hingga pembentukan produk. Kegiatan tersebut melatih ketelitian dan keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, serta kepercayaan diri.

Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan merupakan bagian penting dalam membekali Warga Binaan dengan kemampuan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas nanti,” ujar Makmur.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, I Made Budana, menjelaskan bahwa pembuatan tempat sampah berbahan fiberglass jadi salah satu bentuk pembinaan produktif bagi Warga Binaan.

“Kami berupaya mengembangkan kegiatan kerja yang tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan tanggung jawab. Dengan praktik secara langsung, Warga Binaan diharapkan semakin terampil dan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat,” ungkap I Made Budana.

Pembinaan pembuatan tempat sampah fiberglass ini jadi bagian dari kegiatan kemandirian yang dilaksanakan Lapas Palu.

Salah seorang Warga Binaan, Drn, mengaku kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru sekaligus mengasah kemampuan dalam membuat produk.

“Lewat kegiatan ini, saya bisa belajar membuat sesuatu yang sebelumnya belum saya kuasai. Saya juga belajar lebih teliti, sabar, dan bertanggung jawab dalam setiap prosesnya. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi saya ketika kembali ke masyarakat nanti,” tutur Drn.

Dengan keterampilan yang diperoleh, Warga Binaan diharapkan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0